Bengkayang,zonapos.co.id,– Nama Apoi mendadak menjadi sorotan setelah disebut-sebut dalam aduan layanan publik terkait dugaan jaringan pemodal dan pengepul emas ilegal di Kalimantan Barat. Tak hanya itu, namanya juga turut dicatut dalam pemberitaan salah satu media berjudul “BREAKING NEWS: Jaringan Internasional ‘Cukong’ Emas Bengkayang Diduga Kebal Hukum, 70 Kg Emas Melenggang ke Malaysia?”.
Merasa dirugikan, Apoi secara tegas membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menilai penyebutan namanya dalam dugaan praktik tambang emas ilegal tersebut merupakan fitnah dan tudingan yang tidak berdasar.
“Saya membantah keras tuduhan itu. Saya tidak pernah terlibat, apalagi disebut sebagai pemodal. Itu fitnah dan tuduhan yang tidak berdasar. Nyata-nyatanya tidak ada,” tegas Apoi saat memberikan klarifikasi kepada awak media.
Menurut Apoi, pencatutan namanya dalam isu yang belum terbukti kebenarannya sangat merugikan dirinya secara pribadi maupun usaha yang selama ini ia jalankan. Ia mengaku keberatan karena namanya diseret tanpa konfirmasi langsung dan tanpa bukti yang jelas.
“Kenapa nama saya dicatut juga? Kalau ingin membuat berita, alangkah baiknya konfirmasi dulu. Jangan asal naikkan berita tanpa ada bukti yang akurat,” ujarnya.
Apoi menegaskan dirinya terbuka kepada siapa pun, termasuk wartawan maupun pihak lain yang ingin melakukan konfirmasi secara langsung. Ia mempersilakan siapa saja datang ke tempat usahanya untuk berkomunikasi secara terbuka dan berimbang.
“Saya selalu welcome sama siapa pun yang datang ke tempat bengkel saya. Silakan komunikasikan dengan baik, datang langsung, saya terbuka,” tambahnya.
Pernyataan Apoi menjadi sorotan penting di tengah maraknya isu dugaan tambang emas ilegal yang menyeret sejumlah nama di Kalimantan Barat. Ia berharap media dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, akurasi, dan keberimbangan informasi sebelum mempublikasikan sebuah pemberitaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada bukti resmi maupun keterangan dari aparat penegak hukum yang menyatakan keterlibatan Apoi dalam dugaan jaringan pemodal maupun pengepul emas ilegal sebagaimana yang beredar.
Pewarta : Redaksi zonapos.co.id Kalbar































