Bengkayang,zonapos.co.id,— Proyek peningkatan dan pengaspalan jalan Capkala-Aris, Kecamatan Capkala, Kabupaten Bengkayang di salah satu ruas strategis di Provinsi Kalimantan Barat terus menunjukkan perkembangan. Hingga hari ini, panjang penanganan jalan bertambah 278 meter, sehingga total ruas yang telah ditangani mencapai 4,5 kilometer.
Proyek ini menjadi perhatian publik setelah sejumlah unggahan di media sosial menyoroti kondisi jalan dan bahu jalan selama proses pengerjaan. Menanggapi hal tersebut, pihak pelaksana menegaskan bahwa kritik masyarakat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pekerjaan di lapangan.
“Kami memandang sorotan di media sosial sebagai bentuk kepedulian publik. Itu menjadi masukan penting bagi kami untuk melakukan introspeksi dan perbaikan,” ujar perwakilan pelaksana proyek saat ditemui di lokasi pekerjaan.
Pelaksana menjelaskan bahwa pekerjaan pengaspalan telah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan.
Ketebalan lapisan aspal disebut telah memenuhi standar, yakni 6 sentimeter, termasuk penanganan bahu jalan dengan lebar masing-masing setengah meter.
Menurutnya, sebelum dilakukan pembenahan, terdapat perbedaan elevasi antara badan jalan dan bahu jalan. Namun setelah pekerjaan selesai, bahu jalan kini telah diratakan dan dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.
Terkait progres pelaksanaan, pelaksana mengakui adanya sejumlah kendala di lapangan, terutama akibat kondisi ruas jalan yang relatif sempit serta aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi proyek.
“Kendala utama lebih pada aspek teknis dan koordinasi, khususnya di titik-titik padat aktivitas warga. Namun kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan ini sesuai target waktu,” katanya.
Salah satu titik yang memerlukan penyesuaian berada di kawasan pasar, di mana lapisan jalan yang telah ada harus kembali dioverlay aspal guna menyesuaikan kondisi lapangan dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
Di akhir keterangannya, pelaksana proyek menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat atas dukungan selama proses pengerjaan berlangsung. Jalan tersebut diharapkan dapat menjadi penghubung antardaerah dan memperkuat konektivitas wilayah di Kalimantan Barat.
“Dengan tersambungnya akses jalan ini, kami berharap distribusi barang dan mobilitas masyarakat semakin lancar, sehingga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi regional,” pungkasnya.
Pewarta : Yohanes Aya
Editor : Rinto Andreas































