PRINGSEWU, Zonapos.co.id– Di penghujung tahun 2025, saat semburat cahaya Desember membasuh Kabupaten Pringsewu, sebuah babak baru kepemimpinan resmi digulirkan. Bertempat di aula kebesaran kabupaten, Selasa (30/12/2025), Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, mengambil sumpah jabatan para punggawa baru yang akan menakhodai dua institusi krusial: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Perumda Air Minum Way Sekampung.
Pilar Keikhlasan dan Aliran Kehidupan
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni simbolis di atas kertas. Pengurus BAZNAS periode 2025–2030 dan Muhammad Hatta yang resmi menjabat Direktur Perumda Air Minum Way Sekampung periode 2026–2030, memikul mandat yang menyentuh langsung nadi kehidupan rakyat.
Dalam petikan sambutannya yang sarat makna, Bupati Riyanto menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan integritas seteguh karang.
“Zakat adalah jembatan kasih sayang antara si kaya dan si miskin. Ia bukan sekadar angka, melainkan instrumen suci untuk membasuh kemiskinan,” ujarnya penuh khidmat.
Ia pun menitipkan pesan agar BAZNAS mampu bertransformasi di era digital, menjadi institusi yang transparan layaknya kristal, agar kepercayaan umat tetap terjaga. Sementara kepada Direktur Perumda yang baru, sang Bupati mengingatkan bahwa air adalah sumber kehidupan yang tidak boleh tersumbat oleh birokrasi yang kaku. Inovasi harus mengalir sederas air Way Sekampung untuk menjawab setiap dahaga pelanggan.
Kepastian Hukum di Atas Pelaminan yang Sah
Suasana haru menyelimuti ruangan saat agenda berlanjut pada pembagian petikan putusan isbat nikah terpadu. Sebanyak 169 pasangan akhirnya bernapas lega. Setelah sekian lama terikat dalam pernikahan sirri, kini cinta mereka memiliki payung hukum yang kokoh di mata negara.
Langkah ini merupakan kerja nyata Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama Pengadilan Agama untuk memberikan kepastian hak bagi warga, terutama dalam pengurusan administrasi kependudukan dan masa depan anak-cucu mereka. Senyum merekah dari para pasangan ini menjadi kado akhir tahun yang paling indah bagi Bumi Pringsewu.
Menyemai Budaya Sehat Sejak Dini
Tak hanya tentang birokrasi dan hukum, masa depan Pringsewu yang tercermin dalam wajah anak-anak sekolah juga mendapat perhatian. Penyerahan piala Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kabupaten menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun lingkungan pendidikan yang asri dan higienis. Sebelas sekolah terpilih berdiri dengan bangga, membawa pulang apresiasi atas kerja keras mereka menjaga sanitasi dan budaya hidup bersih.
Refleksi Menuju Pringsewu Unggul
Acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan pejabat lintas sektoral ini menjadi manifestasi dari visi besar daerah: Pringsewu yang Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius (MAKMUR).
Bupati menutup rangkaian acara dengan sebuah pesan puitis bahwa pembangunan bukan hanya soal beton dan aspal, melainkan tentang membangun jiwa manusia dan memperkuat pondasi kelembagaan. Di bawah langit Pringsewu yang teduh, estafet pengabdian ini resmi dimulai, membawa harapan akan pelayanan publik yang lebih tulus dan bermartabat.
Pewarta : Hanafi































