• DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
Sabtu, 26 September 2026
  • Login
  • Register
Zonapos
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Zonapos
No Result
View All Result
Home Advertorial

Lebih Aman dan Cepat: Inovasi Alat Pembelah Durian Karya Mahasiswa Polinema

Admin by Admin
30 Agustus 2026
in Advertorial, Kota Malang, Pemerintahan
0
516
VIEWS

MALANG, Zonapos.co.id — Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penjual durian kini semakin dimudahkan dalam melayani pembeli. Melalui penerapan teknologi tepat guna, mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) menciptakan alat pembelah durian yang dinilai lebih aman, praktis, dan mampu meningkatkan kecepatan pelayanan secara signifikan. Inovasi tersebut lahir dari program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Teknologi Tepat Guna: Alat Pengupas Durian untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM Gus Durian di Jalan Sulfat, Kota Malang, yang diselenggarakan Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Polinema. Malang, (30/8/2026).

Alat pembelah durian tersebut merupakan hasil karya Dani Tri Arianto, mahasiswa Program Studi D3 Teknik Mesin Polinema, dalam penyusunan tugas akhir berjudul “Desain dan Pembuatan Alat Pembuka Buah Durian dengan Memodifikasi Bagian Base Plate dan Pisau untuk Meningkatkan Keamanan Pengguna”. Karya tersebut disusun di bawah bimbingan Dr. Drs. Ir. Moh. Hartono, M.T.

Penciptaan alat ini dilatarbelakangi kendala yang kerap dihadapi para pedagang maupun konsumen durian. Pembelahan buah secara manual menggunakan pisau dinilai membutuhkan tenaga besar serta berisiko menimbulkan kecelakaan kerja, mengingat karakteristik kulit durian yang keras dan berduri.

Dr. Moh. Hartono menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan wujud penerapan ilmu yang dipelajari mahasiswa untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Alat ini merupakan karya mahasiswa kami, mahasiswa Tugas Akhir D3 Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang. Tujuannya untuk memudahkan UMKM memberikan pelayanan kepada pelanggan, khususnya dalam hal membuka atau mengupas buah durian,” ujar Hartono.

Dengan adanya alat tersebut, proses pembelahan durian menjadi jauh lebih mudah dan aman. Hartono berharap kemudahan pelayanan yang ditawarkan turut memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha sekaligus menarik minat masyarakat untuk berbelanja.

“Dengan alat ini, pelanggan atau konsumen UMKM buah durian dapat membuka buah durian dengan lebih mudah. Diharapkan masyarakat semakin tertarik dan semakin banyak membeli produk di warung durian yang memberikan pelayanan seperti ini,” imbuhnya.

Secara teknis, alat ini dirancang dengan modifikasi pada bagian pelat penyangga (base plate) dan mata pisau. Pelat penyangga berfungsi menjaga posisi buah agar tetap stabil saat dibelah, sedangkan mekanisme tuas memperbesar gaya tekan sehingga proses pembelahan berlangsung lebih ringan.

Mata pisau dibuat dari bahan baja tahan karat atau stainless steel 304 yang tahan korosi dan aman bersentuhan dengan bahan pangan. Sementara rangka alat menggunakan besi berongga berbahan baja tahan karat.

Seluruh proses pembuatan meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan dengan bantuan perangkat lunak SolidWorks, pengadaan bahan, pemotongan, pengeboran, pengelasan, perakitan, pemeriksaan ukuran, hingga pengujian langsung.

Berdasarkan hasil uji coba, alat ini mampu membelah rata-rata empat buah durian dalam waktu satu menit atau sekitar 15 detik untuk setiap buah, termasuk waktu penempatan dan penyetelan posisi buah.

Kinerja tersebut membuktikan bahwa teknologi sederhana yang dikembangkan tidak hanya mengutamakan aspek keselamatan, melainkan juga berpotensi mendongkrak produktivitas pelayanan usaha.

Meski saat ini alat masih digerakkan secara manual, pengembangan menuju sistem otomatis telah direncanakan. Konsep versi otomatis disebutkan telah tersusun hingga tahap konseptual sebesar 50 persen.

“Tahun depan rencananya saya akan membuat yang otomatis. Jadi murni otomatisasi. Nantinya buah durian tinggal diletakkan, kemudian alat yang bekerja secara otomatis membuka durian. Kita tidak perlu menggunakan tenaga lagi,” ungkap Hartono.

Pengembangan versi selanjutnya tetap melibatkan peran mahasiswa. Peluang banyaknya UMKM durian di Kota Malang diharapkan terus melahirkan karya teknologi yang aplikatif dan tepat guna.

“Mahasiswa harus melihat ini sebagai tantangan untuk membantu UMKM. Di Malang ini UMKM durian sangat banyak. Kalau inovasi seperti ini terus dikembangkan, insyaallah masyarakat akan lebih memilih warung yang memiliki alat otomatis tersebut,” tambahnya.

Koordinator Program Studi Teknik Mesin D3 Polinema, Lisa Agustriana, menilai karya ini menjadi bukti bahwa tugas akhir mahasiswa dapat menjawab langsung kebutuhan yang ada di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan beban akademik, melainkan juga mampu menyumbangkan ilmu yang bermanfaat.

“Mahasiswa bisa mengimplementasikan ilmu yang mereka dapat dan memberikan kontribusi kepada masyarakat secara nyata. Ini sangat bermanfaat, terutama untuk peningkatan produktivitas, khususnya bagi UMKM,” ujar Lisa.

Ke depannya, Lisa berharap pengembangan tidak berhenti pada karya tugas akhir semata, melainkan terus diperbarui hingga menjadi produk yang memiliki nilai jual dan dapat digunakan secara luas, mulai dari tingkat pedagang eceran hingga pemasok maupun petani di wilayah sentra produksi durian.

Sementara itu, Ketua Program Studi D4 Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, Kris Witono, menyambut baik karya tersebut sebagai bentuk solusi nyata bagi pelaku usaha kecil. Inovasi semacam ini diharapkan makin banyak lahir dari tugas akhir mahasiswa yang berbasis pada permasalahan riil di lingkungan sekitar.

“Ini merupakan karya tugas mahasiswa bersama dosen untuk membantu industri kecil atau UMKM agar pelayanannya bisa lebih cepat sehingga pelanggan tidak terlalu lama menunggu,” tuturnya.

Dani Tri Arianto selaku perancang alat menceritakan bahwa gagasan pembuatan alat berawal dari pengamatan langsung di lapangan. Ia melihat para pedagang durian kerap kesulitan sekaligus berisiko mengalami luka saat membuka buah secara manual. “Idenya dari melihat orang yang jual durian. Mereka masih mengalami kesulitan dan ada risiko kecelakaan kerja,” ungkapnya.

Alat pembelah tersebut rampung dikerjakan dalam waktu sekitar dua minggu dengan biaya pembuatan sebesar Rp800 ribu. Berkat kesederhanaan desain dan efisiensi biaya, teknologi ini membuktikan bahwa solusi yang bermanfaat tidak harus mahal maupun rumit.

Dani pun berpesan kepada generasi mahasiswa berikutnya agar terus menyempurnakan karya tersebut, terutama menuju sistem yang sepenuhnya otomatis sekaligus menekan biaya produksi agar semakin terjangkau oleh pelaku usaha.

Pewarta: Wiratama

Previous Post

KONTRAKTOR JEMBATAN RIAM PANGAR KLARIFIKASI SOAL MATERIAL TIMBUNAN: GALIAN TAK JAUH DARI LOKASI DAN RETRIBUSI TETAP DIBAYAR

Next Post

TransNusa Tetap Buka Jadwal Saat Kabut Asap, DPRD Singkawang Diminta Bongkar: Siapa yang Menyewa?

Admin

Admin

Next Post
Keteeangan Foto : Pengamat Transportasi Intermoda Kalimantan Barat sekaligus Ketua Masyarakat Transportasi Udara Indonesia (MTUI) Kalimantan Barat, Syarif Usmulyani Alqadrie.(Foto/Hamdani).

TransNusa Tetap Buka Jadwal Saat Kabut Asap, DPRD Singkawang Diminta Bongkar: Siapa yang Menyewa?

Kabupaten Bondowoso

Asosiasi Wartawan Internasional

Selamat Mengikuti UKW

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

25 September 2026
516

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026
512

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026
512

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026
545

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026
518

Kategori

Bengkayang

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

by Rinto Andreas
25 September 2026
0
516

Bengkayang, zonapos.co.id – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2026 resmi disetujui DPRD Kabupaten Bengkayang...

Read more

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026
512

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026
512

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026
545

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026
518
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muhammad Edo Korban Penusukan

Taman Raja Berduka Satu Orang Warganya Meninggal Ditempat Setelah Di Serang Orang Tidak Dikenal

1 Mei 2024

BAYI PEREMPUAN DITEMUKAN MENINGGAL DALAM KANTONG PLASTIK DI SANGGAU LEDO, POLISI LAKUKAN PENYELIDIKAN

27 Agustus 2026

Satu Lagi Korban Penyalahguna Narkotika Dievakuasi ke RSJ Jambi

20 Januari 2026

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

31 Juli 2025
Foto: Samsul Muliyo Kepala Desa Poncokusumo

Rp. 111 Juta Lebih, Insentif RT dan RW di Desa Poncokusumo Belum Dibayar, Alasan ADD Tahap Pertama Tidak Mencukupi

2 September 2024

Polres Tanjab Barat Akhirnya Hentikan Perkara Pembunuhan Di Taman Raja

12 Mei 2024

Keluarga Korban Telapor Pinta Pihak Polres Asahan Usut Tuntas PT AKA  Cabang Kisaran

31 Agustus 2024
SMP Negeri 2 Pringapus, Kabupaten Semarang. (Foto Redaksi)

Klarifikasi Dugaan Pungli di SMPN 2 Pringapus: Kepsek Dinilai Kurang Bersahabat

11 Desember 2024

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

3

“Miris! Postu Desa Sumber Karya Bengkayang Rusak Parah, Warga Tak Punya Akses Kesehatan Layak”

1

Hadirkan H. Suyitno Direktur PTKIS Kemenag RI, STIT Togo Ambarsari Komitmen Tingkatkan SDM Kampus

0

Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag. MA. Ph.D., Lakukan Pembinaan Tata Kelola Kepada Civitas Akademik STIT Togo Ambarsari Bondowoso

0

STIT Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Studium General Bersama Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag, MA,. Ph.D, Rektor UINSA Surabaya

0

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Workshop Kurikulum Kampus Merdeka

0

MWC NU KECAMATAN WONOSARI, GELAR KONFERENSI KE-7 DI PONDOK PESANTREN DARUT THALABAH DESA SUMBERKALONG

0

Nahdlatul Ulama dan Sikap Politik Kiai As’ad Syamsul Arifin Sukorejo

0

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

25 September 2026

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026

Bos Heri Bantah Tuduhan Pengangsuan dan Penimbunan Solar Bersubsidi

24 September 2026

Bupati Batu Bara Serahkan 100 Life Jacket kepada Nelayan, Tekankan Pentingnya Keselamatan di Laut.

24 September 2026

Komunitas Lover’s Oldies Song Community Sampang Goncang Pengunjung Karang Taruna Expo II

24 September 2026

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

Bos Heri Bantah Tuduhan Pengangsuan dan Penimbunan Solar Bersubsidi

PT. Suara Siber Indonesia

E-Katalog Inaproc

  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI

© 2021 zonapos.co.id

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup

© 2021 zonapos.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In