Bengkayang, zonapos.co.id — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 menjadi momentum penegasan peran strategis pers dalam membangun daerah menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, peringatan ini menegaskan pentingnya keberadaan wartawan sebagai pilar demokrasi, pengawal transparansi, serta mitra kritis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Ketua Pokja PWI Bengkayang, Yulizar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HPN dan HUT PWI bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi tanggung jawab pers dalam menjalin hubungan yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.
“Pers berperan sebagai jembatan informasi, ruang klarifikasi, kontrol sosial, sekaligus sarana edukasi publik,” ujar Yulizar.
Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan insan pers bukanlah bentuk perlawanan, melainkan perwujudan tanggung jawab moral agar roda pemerintahan berjalan di atas rel transparansi dan akuntabilitas.
“Kritik kami bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk memastikan pemerintahan berjalan sesuai prinsip keterbukaan dan tanggung jawab,” imbuhnya.
Dalam pernyataan penutupnya, Yulizar juga menekankan pentingnya sikap terbuka dari pemerintah dan aparat terhadap kritik yang bersifat konstruktif.
Menurutnya, komunikasi yang baik dan kemitraan yang sehat antara pers dan pemangku kepentingan akan membawa Kabupaten Bengkayang menjadi daerah yang semakin maju, aman, dan sejahtera.
Pewarta: Yohanes Aya / Tim zonapos.co.id
Editor: Rinto Andreas































