BANTUL, DIY – Zonapos.co.id – Pembangunan, baik fisik maupun nonfisik di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memerlukan sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan seluruh elemen masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Subiyana, Dukuh Ngincep, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ditemui wartawan di sela-sela istirahat kerja bakti pada Minggu (26/4/2026) pagi.
Kegiatan kerja bakti tersebut turut didukung anggota Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal) Triwidadi, Hermawan, Ketua RT04/RW37 Wagino, para pengurus RT lainnya, serta warga setempat. Mereka bersama-sama membersihkan rumput di sepanjang tepi jalan padukuhan hingga jalan desa.

Pada tahap awal, kerja bakti difokuskan di wilayah RW37 Ngincep. Subiyana menyebutkan, kegiatan serupa akan terus dilanjutkan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan, sebagai bagian dari persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Subiyana, kegiatan yang dinamakan “Kerja Bakti Gelar Angin” atau “Gelar Rakyat” ini menjadi wujud nyata kebersamaan antara perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pelaku usaha.
Ia menegaskan, tradisi gotong royong di pedesaan perlu terus dilestarikan guna menumbuhkan kesadaran kolektif dalam membangun lingkungan secara sukarela tanpa mengharapkan imbalan.
“Kesadaran ini penting untuk terus diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya.
Subiyana juga mengakui, berkat kerja sama yang terjalin selama ini, lingkungan di wilayah Ngincep hingga April 2026 terjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanannya.
“Kami berharap sinergi antara warga, pengusaha, dan seluruh unsur pemerintahan dapat terus diperkuat sehingga mampu menghasilkan pembangunan yang positif bagi kepentingan bersama,” pungkasnya.
Pewarta: Sabar































