Semarang, Zonapos.co.id – Lereng Bukit Manyaran Permai yang selama ini dikenal sebagai kawasan rawan longsor mendapat perhatian melalui aksi penanaman pohon yang digelar dalam Program KELANA (Kepedulian Lingkungan Aksi Nyata Bersama), Sabtu (24/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Satu Juta Pohon sekaligus langkah mitigasi bencana berbasis lingkungan.
Puluhan hingga ratusan relawan dari berbagai kalangan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Aksi ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, serta sejumlah komunitas lingkungan seperti Pepelingasih Jawa Tengah, Jateng Resik, Semarang Mangrove, Komunitas Pinggir Jurang, dan warga Bukit Manyaran Permai.
Koordinator kegiatan, Kelvin Galuh Dwi Adrianto, mengatakan Program KELANA dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk menjawab persoalan lingkungan secara nyata. Menurut dia, penanaman pohon di kawasan lereng Manyaran tidak sekadar simbolis, tetapi diarahkan untuk memperkuat fungsi ekologis tanah dan mengurangi risiko longsor.
“Penanaman pohon adalah langkah sederhana, namun dampaknya besar jika dilakukan bersama dan berkelanjutan. Pohon berperan penting dalam menjaga kestabilan tanah dan keseimbangan ekosistem,” ujar Kelvin di sela kegiatan.
Dalam aksi tersebut, peserta menanam berbagai jenis pohon keras seperti beringin dan aren. Selain itu, ditanam pula pohon buah seperti nangka, alpukat, durian, dan mangga. Jenis tanaman tersebut dipilih karena dinilai mampu membantu menahan pergerakan tanah, meningkatkan daya serap air, sekaligus berpotensi memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga sekitar.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sektor swasta, antara lain PT MAS ARYA, PT MAS KREEDA, dan PT MAS SILUETA. Dukungan tersebut disebut sebagai bagian dari kontribusi dunia usaha dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengurangan risiko bencana.
Perwakilan warga Bukit Manyaran Permai menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap penanaman pohon dilakukan secara berkelanjutan disertai perawatan rutin agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui Program KELANA, penanaman pohon di Manyaran diharapkan menjadi langkah awal penguatan kesadaran bersama bahwa pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, dunia usaha, hingga masyarakat setempat.
Reporter: M. Efendi































