TANJABBAR, Zonapos.co.id – Tindak lanjut pasca melubernya limbah milik PT. Fortius Wajo Perkebunan (PT. FWP), perusahaan pengolahan kelapa sawit, yang berakibat tercemarnya air Sungai Tantang beberapa hari yang lalu, akhirnya dilakukan.
Hari ini, Senin (24/06/2024), pemerintah Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengadakan pertemuan di Aula Kantor Camat untuk mendengarkan penjelasan dari pihak perusahaan.
Dalam sambutannya, Camat Batang Asam, Junaidi, menyampaikan harapannya agar pertemuan ini menghasilkan keputusan yang diharapkan semua pihak.
“Saya harap pertemuan ini tidak berlarut-larut, cukup tiga kali pertemuan masalah ini harus selesai. Mengingat saat ini adalah bulan krusial memasuki Pilkada Tanjung Jabung Barat, saya tidak ingin masalah ini ditumpangi oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki tujuan lain,” tegasnya.

Pihak perusahaan PT.FWP diwakili oleh Jimmy Sinaga selaku Humas. Jimmy menjelaskan bahwa insiden pencemaran air sungai beberapa hari yang lalu memang akibat melubernya salah satu kolam penampungan milik perusahaan.
“Mewakili perusahaan, saya meminta maaf atas kejadian tersebut yang memang disebabkan sedikit kelalaian dalam pengawasan kolam. Pada saat malam itu hujan deras, kolam tersebut meluber dan mengalir ke sungai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jimmy menjelaskan bahwa kolam yang meluber tersebut bukanlah kolam limbah berbahaya, melainkan kolam pemancingan. “Kolam yang meluber itu adalah kolam 12, yang biasa digunakan untuk memancing,” tambahnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kasubsektor Posek Tungkal Ulu, Perwakilan Koramil Tungkal Ulu, ketua adat, enam kepala desa, satu lurah, serta masyarakat yang terdampak akibat melubernya kolam milik PT.FWP.
Mereka mengajukan tuntutan kompensasi kerugian sebesar Rp 300.000.000,- yang dapat berupa program sosial maupun tunai kepada pihak perusahaan untuk masing-masing desa yang terdampak pencemaran tersebut.
Menanggapi tuntutan tersebut, Jimmy Sinaga menyatakan akan menyampaikan hal ini kepada pihak manajemen perusahaan dan hasilnya akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya yang diagendakan pada hari Selasa, (02/07/2024), di tempat yang sama.
“Untuk pertemuan selanjutnya hari Selasa, 2 Juli 2024,” tutup Camat Junaidi.
Pewarta: Prabowo




































