• DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
Sabtu, 26 September 2026
  • Login
  • Register
Zonapos
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Zonapos
No Result
View All Result
Home Advertorial Bengkayang

WARGA DESA DARMA BAKTI DESAK KANDANG AYAM DITUTUP, SOROT BAU, LALAT, LIMBAH DAN PERIZINAN

Rinto Andreas by Rinto Andreas
11 Agustus 2026
in Bengkayang, Kalimantan Barat
0
557
VIEWS

Bengkayang,zonapos.co.id– Polemik keberadaan kandang ayam di kawasan permukiman Dusun Dungkan, Desa Darma Bakti, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, kembali memanas. Warga yang mengaku terdampak bau tidak sedap, serbuan lalat hingga dugaan persoalan limbah mendesak agar operasional kandang dihentikan sementara.

Tuntutan tersebut disampaikan Heru Kamaruzzaman, warga Dusun Dungkan, Desa Darma Bakti, dalam pertemuan bersama pemerintah dan pihak pengelola.

Heru menegaskan, desakan penutupan bukan karena warga menolak keberadaan usaha maupun ingin merugikan pihak pengusaha. Menurutnya, masyarakat hanya meminta lingkungan tempat tinggal mereka tetap aman, sehat dan nyaman.

“Tidak ada tendensi untuk menutup usaha apa pun yang ada di Desa Darma Bakti. Kami hanya ingin lingkungan yang layak, aman dan sehat,” ujar Heru.

Menurut Heru, persoalan kandang ayam tersebut sebenarnya telah beberapa kali dimediasi. Pemerintah desa juga telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk mencari jalan keluar agar persoalan tidak berkembang menjadi aksi massa.

Heru mengatakan, pemerintah bahkan berupaya mencegah masyarakat terjerat persoalan hukum akibat demonstrasi. Namun, keresahan warga disebut semakin meningkat karena dampak di lapangan masih dirasakan.

“Jangan sampai masyarakat kami terjerat hukum. Tujuan kami membela kepentingan masyarakat agar mendapatkan lingkungan yang layak, aman dan sehat,” katanya.

SOROT BAU DAN SERBUAN LALAT

Heru mengungkapkan, bau tidak sedap dan serbuan lalat menjadi salah satu persoalan utama yang dikeluhkan masyarakat sekitar kandang.

Menurutnya, kondisi tersebut sudah dirasakan warga dalam beberapa waktu terakhir dan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia juga menyoroti dugaan kelalaian manajemen dalam menangani dampak dari aktivitas kandang.

“Sepertinya memang ada kelalaian dari manajemen. Kami meminta persoalan ini jangan dibiarkan terus,” tegas Heru.

Heru juga meminta dilakukan sterilisasi dan penanganan lingkungan terlebih dahulu sebelum aktivitas kandang kembali dijalankan.

WARGA PERTANYAKAN PERIZINAN

Selain persoalan lingkungan, Heru turut mempertanyakan kelengkapan perizinan kandang ayam, terutama karena lokasi kandang disebut berada cukup dekat dengan rumah warga dan fasilitas umum.

Ia meminta pemerintah melalui instansi terkait memastikan seluruh dokumen perizinan dan dokumen lingkungan telah dipenuhi sesuai ketentuan.

“Kalau kapasitasnya besar, tentu ada persyaratan lingkungan yang harus dipenuhi. Saya minta pemerintah memastikan apakah perizinannya sudah lengkap,” ujarnya.

Heru juga meminta pemeriksaan terhadap kapasitas kandang, lokasi, dokumen lingkungan, sistem pengelolaan limbah serta upaya pengendalian bau dan lalat.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting agar kegiatan usaha tidak menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat.

HERU UNGKAP KELUARGANYA DIRAWAT

Heru juga mengungkapkan kondisi keluarganya yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Hal tersebut membuat dirinya semakin khawatir terhadap dampak lingkungan yang terjadi di sekitar permukiman.

“Saya tidak main-main. Anak saya sekarang masuk rumah sakit. Istri saya juga sempat masuk rumah sakit. Saya bukan ingin menutup usaha orang, tetapi saya ingin keluarga dan warga kami aman,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menuduh masyarakat sebagai pihak yang menolak usaha.

“Kami tidak menolak usaha. Kalau pihak pengelola bisa membuktikan mampu menangani dampaknya, silakan. Tetapi untuk sekarang, kami minta ditutup terlebih dahulu,” katanya.

PERJANJIAN DENGAN PENGELOLA

Dalam pertemuan tersebut, Heru juga menyinggung adanya perjanjian antara masyarakat dengan pihak pengelola.

Dalam salah satu poin perjanjian, disebutkan pihak pengelola bersedia memfasilitasi dan memberdayakan masyarakat desa serta bertanggung jawab apabila terjadi kelalaian dalam penanganan dampak lingkungan.

Poin lainnya menyatakan pihak pengelola bersedia bertanggung jawab apabila usaha yang dijalankan berdampak terhadap kesehatan lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Heru meminta isi perjanjian tersebut benar-benar dijalankan.

“Kalau melanggar, pihak pengelola sudah menyatakan siap bertanggung jawab. Ini bukan main-main. Karena itu kami minta perjanjian ini dijadikan dasar penyelesaian,” tegas Heru.

TUNTUT OPERASIONAL DIHENTIKAN

Heru menyampaikan, hasil aksi warga sebelumnya menghasilkan tuntutan tegas agar operasional kandang dihentikan apabila dampak lingkungan kembali terjadi.

“Tidak ada lagi negosiasi. Kalau masih ada laporan mengenai limbah dan dampak lingkungan, tuntutannya adalah tutup,” tegasnya.

Namun, menurut Heru, penutupan yang diminta warga bukan berarti masyarakat selamanya menolak usaha tersebut. Warga meminta operasional dihentikan terlebih dahulu untuk mengurangi dampak, melakukan sterilisasi dan memastikan seluruh persoalan lingkungan serta perizinan diselesaikan.

“Harus ditutup dan disterilisasi dulu. Setelah itu urusan berikutnya dibicarakan. Kami ingin dampaknya dikurangi terlebih dahulu,” ujarnya.

Heru menegaskan, masyarakat tidak ingin persoalan tersebut berkembang menjadi konflik sosial maupun perkara hukum.

“Kami tidak mau masyarakat berhadapan dengan hukum. Kami hanya ingin lingkungan yang aman dan sehat,” katanya.

MINTA PEMERINTAH SEGERA BERTINDAK

Heru berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kandang ayam tersebut.

Pemeriksaan diharapkan mencakup status perizinan, kapasitas usaha, dokumen lingkungan, lokasi kandang, jarak dengan permukiman dan fasilitas umum, serta sistem pengelolaan limbah.

Heru juga meminta pihak pengelola memperbaiki manajemen pengelolaan kandang apabila ditemukan adanya kelalaian.

“Kami tidak ingin usaha orang ditutup tanpa alasan. Tetapi kalau ada dampak dan ada kesepakatan yang dilanggar, harus ada tanggung jawab. Kami hanya meminta hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan yang aman, sehat dan layak,” pungkas Heru Kamaruzzaman.

 

Pewarta : Yohanes Aya

Editor : Rinto Andreas

Previous Post

Siswa SMPN 1 Simpang Korban Kecelakaan, Orang Tua Pertanyakan Kepedulian Pihak Sekolah

Next Post

Dugaan Pungli Menggurita, Samsat Pandeglang Dikecam Warga

Rinto Andreas

Rinto Andreas

Next Post

Dugaan Pungli Menggurita, Samsat Pandeglang Dikecam Warga

Kabupaten Bondowoso

Asosiasi Wartawan Internasional

Selamat Mengikuti UKW

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

25 September 2026
516

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026
512

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026
512

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026
546

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026
519

Kategori

Bengkayang

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

by Rinto Andreas
25 September 2026
0
516

Bengkayang, zonapos.co.id – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2026 resmi disetujui DPRD Kabupaten Bengkayang...

Read more

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026
512

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026
512

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026
546

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026
519
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muhammad Edo Korban Penusukan

Taman Raja Berduka Satu Orang Warganya Meninggal Ditempat Setelah Di Serang Orang Tidak Dikenal

1 Mei 2024

BAYI PEREMPUAN DITEMUKAN MENINGGAL DALAM KANTONG PLASTIK DI SANGGAU LEDO, POLISI LAKUKAN PENYELIDIKAN

27 Agustus 2026

Satu Lagi Korban Penyalahguna Narkotika Dievakuasi ke RSJ Jambi

20 Januari 2026

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

31 Juli 2025
Foto: Samsul Muliyo Kepala Desa Poncokusumo

Rp. 111 Juta Lebih, Insentif RT dan RW di Desa Poncokusumo Belum Dibayar, Alasan ADD Tahap Pertama Tidak Mencukupi

2 September 2024

Polres Tanjab Barat Akhirnya Hentikan Perkara Pembunuhan Di Taman Raja

12 Mei 2024

Keluarga Korban Telapor Pinta Pihak Polres Asahan Usut Tuntas PT AKA  Cabang Kisaran

31 Agustus 2024
SMP Negeri 2 Pringapus, Kabupaten Semarang. (Foto Redaksi)

Klarifikasi Dugaan Pungli di SMPN 2 Pringapus: Kepsek Dinilai Kurang Bersahabat

11 Desember 2024

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

3

“Miris! Postu Desa Sumber Karya Bengkayang Rusak Parah, Warga Tak Punya Akses Kesehatan Layak”

1

Hadirkan H. Suyitno Direktur PTKIS Kemenag RI, STIT Togo Ambarsari Komitmen Tingkatkan SDM Kampus

0

Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag. MA. Ph.D., Lakukan Pembinaan Tata Kelola Kepada Civitas Akademik STIT Togo Ambarsari Bondowoso

0

STIT Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Studium General Bersama Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag, MA,. Ph.D, Rektor UINSA Surabaya

0

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Workshop Kurikulum Kampus Merdeka

0

MWC NU KECAMATAN WONOSARI, GELAR KONFERENSI KE-7 DI PONDOK PESANTREN DARUT THALABAH DESA SUMBERKALONG

0

Nahdlatul Ulama dan Sikap Politik Kiai As’ad Syamsul Arifin Sukorejo

0

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

25 September 2026

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026

Bos Heri Bantah Tuduhan Pengangsuan dan Penimbunan Solar Bersubsidi

24 September 2026

Bupati Batu Bara Serahkan 100 Life Jacket kepada Nelayan, Tekankan Pentingnya Keselamatan di Laut.

24 September 2026

Komunitas Lover’s Oldies Song Community Sampang Goncang Pengunjung Karang Taruna Expo II

24 September 2026

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

Bos Heri Bantah Tuduhan Pengangsuan dan Penimbunan Solar Bersubsidi

PT. Suara Siber Indonesia

E-Katalog Inaproc

  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI

© 2021 zonapos.co.id

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup

© 2021 zonapos.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In