Semarang, Zonapos.co.id – Upaya memperkuat ideologi kebangsaan di tengah dinamika zaman yang kian cepat terus digencarkan berbagai pihak. Salah satunya melalui pendekatan berbasis keagamaan dan masyarakat akar rumput, seperti yang terlihat dalam kunjungan Wali Kota Semarang ke Pondok Pesantren An-Nuriyah Sokotunggal, Tembalang, Rabu (19/3) malam.
Kunjungan tersebut berlangsung sederhana namun sarat makna. Wali Kota hadir didampingi putra sulungnya, Gus Musthofa Mahendra, yang juga dikenal sebagai tokoh muda Nahdliyin di Jawa Tengah dan disebut sebagai calon Ketua Bamusi DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.
Dalam kesempatan itu, pengasuh pondok sekaligus tokoh nasional PDI Perjuangan, Abah Nuril Arifin Husain, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ideologi bangsa dan kekuatan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kelompok Nahdliyin dan Marhaen adalah pemangku kepentingan utama bangsa ini. Mereka harus dirangkul dan diperhatikan secara serius,” ujar Gus Nuril dalam penyampaiannya.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama dan kelompok Marhaenis memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat jati diri bangsa di tengah perubahan zaman.
Ia juga mengingatkan agar para pemimpin daerah tidak tergesa-gesa dalam mengejar posisi politik yang lebih tinggi. Penguatan peran dan kinerja di tingkat lokal dinilai menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.
“Jangan terburu-buru melangkah ke tingkat yang lebih tinggi. Kuatkan dulu di posisi sekarang, baru kemudian naik kelas,” katanya.
Dalam forum tersebut, Gus Nuril turut mendorong gerakan bertajuk “Menyapa Bangsa dengan Taman Hati”, sebuah pendekatan yang menitikberatkan pada nilai kemanusiaan dan spiritual sebagai basis membangun kesadaran kebangsaan.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) organisasi yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas, termasuk belum memiliki kantor sendiri. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan lainnya agar peran organisasi di tingkat bawah dapat berjalan optimal.
Kunjungan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Reporter: M. Efendi































