Jember, Zonapos.co.id – Wakil Bupati Jember Joko Susanto memberikan apresiasi kepada mantan Bupati Abdul Hadi yang sejak 1977 telah menetapkan Gerak Jalan Tradisional Tanggul–Jember (Tajemtra) sebagai agenda tahunan.
“Pemkab Jember pertama kali melaksanakan Tajemtra pada 1977. Kini kegiatan ini sudah memasuki tahun ke-48 dan tetap mendapat tempat di hati masyarakat,” ujar Joko Susanto yang akrab disapa Pak Joos, Sabtu (23/8/2025).
Joko mengaku senang sekaligus berterima kasih kepada masyarakat Jember yang meluangkan waktu untuk ikut serta. Menurutnya, Tajemtra bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan keluarga.
“Antusiasme warga tinggi. Selain itu, Tajemtra juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian, terutama bagi UMKM dan pedagang kaki lima,” tambahnya.
Meski begitu, suara berbeda muncul dari Ahmad (58), warga Tanggul Kulon. Ia menilai semangat masyarakat tahun ini terasa berkurang dibandingkan dulu.
“Dulu sampai malam masih ramai, peserta beregu bisa menunggu giliran hingga setelah Isya. Dampaknya UMKM dan pedagang di sepanjang jalur ikut panen rezeki. Sekarang jam setengah empat sore saja alun-alun sudah sepi,” ungkap Ahmad.
Kepala Dispora Jember, Edy Budi Susilo, menyebut jumlah peserta Tajemtra tahun ini justru meningkat, tercatat sekitar 15.171 orang.
Pantauan di lokasi, pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Bupati Jember Gus Fawait bersama Wakil Bupati Joko Susanto di Alun-Alun Tanggul sekitar pukul 13.30 WIB. Namun, sejam kemudian, suasana di area start sudah mulai lengang, baik untuk kategori perorangan maupun beregu.
Pewarta : Nurul































