Kapuas Hulu,zonapos.co.id,– Suasana bahagia menyelimuti Dusun Pulau Rindang, Desa Temunyuk, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada Jumat (17/10/2025). Resepsi pernikahan pasangan Sarmila dan Abdul Wahit berlangsung khidmat, meriah, dan penuh doa restu dari keluarga besar serta para tamu undangan.
Kegiatan resepsi yang dipimpin langsung oleh pihak Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunut Hulu ini mendapat dukungan penuh dari kedua keluarga besar, lembaga adat, panitia, masyarakat, serta aparatur desa setempat.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Desa Temunyuk, Ustaz Asnul Ansori, Hambali selaku anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Pengawas Kecamatan Bunut Hulu, dan seluruh tamu undangan.
Kepada awak media ZONAPOS.co.id, Muslimin (45) selaku salah satu tokoh masyarakat yang juga ayah dari mempelai laki-laki menyampaikan bahwa acara berjalan aman, lancar, dan terkendali.
“Resepsi ini merupakan hasil kerja sama banyak pihak. Keluarga besar, lembaga adat, masyarakat, dan pemerintah desa semuanya berperan aktif hingga kegiatan berjalan tertib dan sukses,” ujarnya.
Proses Ijab Kabul Berjalan Khidmat
Prosesi akad nikah dilangsungkan dengan penuh khidmat. Wali dari mempelai perempuan, Syahbudin, menikahkan putrinya Sarmila kepada Abdul Wahit bin Muslimin dengan maskawin uang sebesar Rp210.000.00 dibayar tunai.
“Saya nikahkan dan kawinkan putri saya Sarmila dengan Abdul Wahit bin Muslimin dengan maskawin uang dua juta seratus ribu rupiah dibayar tunai,” ucap wali mempelai perempuan dalam prosesi sakral tersebut.
Mempelai laki-laki, Abdul Wahit, tampak tenang dan mantap saat mengucapkan ijab kabul tanpa rasa gugup. Ia mengaku telah melakukan persiapan matang, menjaga kondisi fisik, dan memperbanyak doa agar acara berjalan lancar.
“Kunci utama adalah ketenangan hati dan berdoa kepada Allah. Alhamdulillah, semua berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.
Setelah prosesi akad, dilanjutkan dengan pembacaan sighat taklik oleh mempelai laki-laki sebagai bagian dari ikrar pernikahan di hadapan kedua keluarga dan seluruh tamu undangan.
Pesan Bijak untuk Kedua Mempelai
Dalam kesempatan tersebut, Muhamad, tokoh masyarakat yang turut hadir, memberikan pesan pernikahan agar kedua mempelai senantiasa menjaga keharmonisan rumah tangga.
“Suami dan istri masing-masing punya tanggung jawab dan peran. Luangkan waktu berkualitas bersama, jaga komunikasi, dan hindari campur tangan pihak ketiga. Komunikasi yang jujur dan saling menghargai adalah pondasi rumah tangga yang kokoh,” pesannya.
Dengan penuh rasa syukur, resepsi pernikahan Sarmila dan Abdul Wahit ditutup dengan doa bersama agar keduanya dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dan menjadi keluarga yang bahagia serta penuh keberkahan.
Pewarta : Anuarman
Editor : Rinto Andreas































