Bengkayang,zonapos.co.id,— Banjir akibat luapan Sungai Tanggi kembali melanda Desa Gua, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang. Hingga malam hari ini, ketinggian air masih terpantau tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Banjir terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama satu hari satu malam, yang menyebabkan debit air Sungai Tanggi meningkat drastis. Luapan sungai pun merendam permukiman warga di sejumlah wilayah.
Berdasarkan data sementara di lapangan, sedikitnya sekitar 40 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir. Rumah-rumah warga yang terendam tersebar mulai dari RT 02 hingga RT 03, dengan ketinggian air bervariasi.
Tak hanya rumah warga, banjir juga merendam fasilitas umum, di antaranya sekolah dan masjid, sehingga aktivitas pendidikan dan ibadah warga terganggu.
Kepala Dusun Duginang, Edy Nasarudin, saat dikonfirmasi awak media membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan bahwa hingga saat ini air masih terus naik dan belum surut.
“Benar, kondisi banjir sampai sekarang masih tinggi dan air belum surut,” imbuhnya.Banjir dilaporkan mulai terjadi sejak pagi hari dan terus berlanjut hingga malam ini.
Warga terdampak terpaksa bertahan di rumah masing-masing sambil menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Di tengah kondisi tersebut, warga mengaku bersyukur karena bantuan dari TNI dan Polri telah tiba di lokasi untuk membantu masyarakat terdampak serta memantau situasi banjir.
Warga berharap adanya perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah, terutama terkait bantuan logistik dan langkah antisipasi jika debit air sungai kembali meningkat akibat hujan susulan.
Pewarta : Nurdin Mahmud
Editor : Rinto Andreas
































