Grobogan, Zonapos.co.id – Jalur utama Semarang–Purwodadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, hingga Selasa (17/2/2026) masih belum dapat dilalui akibat terjangan air menyusul jebolnya tanggul Sungai Tuntang sehari sebelumnya. Sejumlah wilayah lain di Grobogan juga masih tergenang banjir.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut akses utama penghubung Semarang–Purwodadi masih lumpuh.
“Masih belum (belum bisa dilalui),” kata Bergas melalui pesan singkat, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, tidak hanya Sungai Tuntang yang meluap. Beberapa sungai lain di Grobogan juga mengalami luapan dan tanggul jebol di sejumlah titik sehingga berdampak pada permukiman warga.
“Tanggul jebol di beberapa titik dan luapan sungai yaitu Sungai Lusi, Serang, Glugu, Tuntang, Kali Jajar, Renggong dan Cabean yang berdampak ke pemukiman,” jelasnya.
Berdasarkan data BPBD, dampak banjir di Kabupaten Grobogan cukup luas. Tercatat sekitar 9.736 kepala keluarga (KK) terdampak di 45 desa yang tersebar di 11 kecamatan. Selain itu, dua unit rumah dilaporkan rusak berat dan sekitar 1.850 hektare lahan pertanian terendam.
Dari sisi infrastruktur, sejumlah tanggul dilaporkan jebol, antara lain satu titik tanggul Sungai Cabean di Desa Tajemsari, Kecamatan Tegowanu; tiga titik tanggul Sungai Jajar Baru di Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung; satu titik tanggul Sungai Jratun di Desa Kebonagung, Kecamatan Tegowanu; serta dua titik tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong.
Selain itu, perlintasan rel kereta api di Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug, juga dilaporkan tergenang air.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah meninjau langsung lokasi terdampak banjir untuk memastikan penanganan berjalan. Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih melakukan upaya penanganan darurat, termasuk pemantauan debit air dan pendataan lanjutan dampak banjir.
BPBD mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Reporter: M. Efendi











