Bengkayang, zonapos.co.id – Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang berkembang di tengah masyarakat disebut memicu lonjakan antrean di sejumlah SPBU di Kabupaten Bengkayang.
Meski demikian, pihak SPBU 64.791.08 Sebopet memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik dengan menerapkan budaya antre tertib, Minggu (22/03/2026).
Pengawas SPBU 64.791.08 Sebopet, Yonas, mengatakan stok BBM seperti Pertalite, Pertamax, dan Solar Dexlite hingga saat ini dalam kondisi aman. Menurutnya, kabar mengenai kelangkaan BBM yang beredar selama ini lebih kepada isu yang memicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Setiap stok bahan bakar minyak selama ini aman-aman saja. Adanya isu yang berkembang soal kelangkaan BBM itu menurut saya hanya isu. Kenyataannya, setiap hari mobil tangki pengangkut BBM tetap datang lancar,” ujar Yonas saat diwawancarai awak media.
Ia menjelaskan, apabila sewaktu-waktu terjadi keterlambatan mobil tangki masuk ke SPBU, hal itu kemungkinan disebabkan oleh faktor teknis di perjalanan, seperti kemacetan atau kendala lain di lapangan.
“Kalau ada keterlambatan datang mobil tangki, mungkin di jalan ada kemacetan maupun kendala lain yang kita tidak tahu. Yang jelas, stok menurut saya tetap aman,” katanya.
Yonas menambahkan, meningkatnya jumlah kendaraan yang mengantre tidak menyurutkan pihak SPBU untuk tetap memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat. Menurutnya, antrean yang terjadi tetap diupayakan terlayani sebaik mungkin sesuai stok yang tersedia.
“Walaupun ada lonjakan antrean, itu tidak menyurutkan kami dalam memberikan pelayanan agar semuanya bisa tercover dengan baik,” lanjutnya.
Ia juga mengakui masih ada sejumlah kendaraan yang terpaksa bermalam di depan SPBU. Namun, kondisi tersebut bukan karena pihak SPBU tidak melayani, melainkan karena stok BBM pada hari itu telah habis dan pelayanan kembali dilanjutkan keesokan harinya setelah pasokan tersedia.
“Masih banyak mobil yang bermalam di depan SPBU kami, itu bukan karena kami tidak melayani, melainkan karena stok yang ada sudah habis. Akan tetapi, keesokan harinya tetap kami layani dengan baik,” jelas Yonas.
Pihak SPBU pun mengimbau masyarakat Kabupaten Bengkayang agar tidak terlalu panik menyikapi isu-isu yang berkembang terkait ketersediaan BBM. Dengan adanya tiga SPBU di Kota Bengkayang, Yonas meyakini pasokan BBM masih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Supaya masyarakat Kabupaten Bengkayang jangan terlalu panik dengan isu-isu yang berkembang selama ini. Menurut kami itu hanya kepanikan, karena stok yang kami sediakan menurut saya pasti cukup, apalagi ada tiga SPBU yang ada di Kota Bengkayang ini,” pungkasnya.
Pewarta : Yohanes Aya
Editor : Rinto Andreas































