• DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
Sabtu, 26 September 2026
  • Login
  • Register
Zonapos
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Zonapos
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Guru atau Sales? Menakar Nalar Pendidik yang Nyambi Jadi Kasir LKS di SDN 1 Kanoman

Hanafi by Hanafi
15 Februari 2026
in Pendidikan
0
557
VIEWS

TANGGAMUS, Zonapos.co.id– Larangan jual-beli Lembar Kerja Siswa (LKS) di sekolah negeri seharusnya menjadi harga mati. Namun, di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, aturan itu tampak tak lebih dari sekadar kertas kusam yang tak berdaya di hadapan syahwat dagang oknum pendidikan. LKS kembali “gentayangan” di sekolah dasar, membuktikan bahwa praktik usang ini belum mati, ia hanya sedang bersalin rupa.

​SDN 1 Kanoman kini menjadi sorotan, membuka “Kotak Pandora” atas karut-marut tata kelola pendidikan di Semaka. Di sana, aturan pemerintah ditabrak dengan tenang, sementara Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus tampak asyik memainkan peran sebagai figur yang tuli dan buta—seolah tak mau tahu bahwa ruang kelas telah berubah fungsi menjadi pasar gelap buku. Minggu (15/02/2026)

​Pengakuan yang Menelanjangi Sistem

​Saat pewarta menyambangi SDN 1 Kanoman untuk menyibak tabir ini, terungkaplah sebuah pengakuan jujur yang sekaligus menyakitkan. Praktik ini bukan sekadar insiden tunggal, melainkan sebuah wabah yang terstruktur.

​”Kalau buku LKS bukan hanya di SD sini saja, di seluruh SD se-Kecamatan Semaka, tapi bukan satu orang penjual di wilayah Kecamatan Semaka ini,” papar seorang guru wali kelas II dengan nada yang mengonfirmasi bahwa pelanggaran ini telah menjadi “budaya” berjamaah.

​Modusnya pun tergolong licin. Sekolah mencoba mencuci tangan dengan dalih tidak menjual langsung. Skenarionya: penjual masuk ke kelas, menawarkan mimpi dalam bentuk kertas kepada siswa, dan—ironisnya—guru wali kelas bersedia menjadi “kasir” titipan.

​Satu paket berisi empat buku LKS dibanderol seharga Rp 55.000. Sebuah nominal yang mungkin kecil bagi pejabat, namun besar bagi orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah negeri dengan harapan “gratis”.

​Sandiwara “Monggo Silakan”

​Sang guru wali kelas II berupaya membangun narasi bahwa tidak ada paksaan dalam transaksi ini. Sebuah pembelaan yang terasa hambar dan sarkastis.

​”Penjual itu memang masuk di kelas, dia pamit dengan guru menawarkan buku LKS harganya sekian, yang bayar anak-anak. Pembelian tidak diwajibkan kepada siswa, siapa yang mau monggo silahkan,” jelasnya.

​Namun, logika sehat akan bertanya: Sejak kapan ruang kelas sekolah negeri menjadi ruang pamer (showroom) bagi pedagang swasta? Mengapa guru, yang digaji negara untuk mendidik, justru meluangkan waktu untuk memfasilitasi transaksi dagang?

​Pengakuan sang guru semakin memperjelas peran aktif mereka dalam rantai distribusi ini:

“Dia mohon izin, ‘Pak saya mau menjual buku, kalau ada anak yang mau beli tolong ditulis, dicatat, dan minta tolong pegang uang pembayarannya, mungkin dalam seminggu saya datang’,” ujar sang guru, menirukan percakapan dengan sang penjual tanpa rasa canggung sedikit pun. Pada Jum’at (13/02/2026)

​Menampar Wajah Dinas Pendidikan

​Pernyataan penutup dari sang guru seolah menjadi tamparan keras bagi otoritas pendidikan di Kabupaten Tanggamus. Praktik ini diduga sudah menjangkiti seluruh wilayah kabupaten tanpa ada tindakan berarti.

​”Bukan hanya SDN 1 Kanoman saja yang beli, keseluruhan, bahkan satu kabupaten yang diedarkan semua,” ungkapnya dengan gamblang.

​Secara aturan, tindakan ini adalah “belati” yang menghujam PP Nomor 17 Tahun 2010 dan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016. Pendidik dan tenaga kependidikan dilarang keras menjual buku pelajaran maupun LKS. Menjadikan guru sebagai pemegang uang pembayaran adalah bentuk pungutan liar yang dipoles dengan diksi “titipan”.

​Jika Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus tetap bungkam dan tidak mengeluarkan sanksi tegas, maka jangan salahkan publik jika berasumsi bahwa diamnya mereka adalah bentuk “restu” atas penindasan ekonomi terhadap wali murid. Pendidikan gratis bukan hanya soal tidak ada SPP, tapi juga soal membebaskan ruang kelas dari kaki tangan kapitalisme kecil yang bersembunyi di balik sampul LKS.

​Sudah saatnya tabir ini dibuka, atau kita biarkan saja nalar pendidikan kita terus digadaikan seharga lima puluh lima ribu rupiah?

Pewarta : Hanafi

Tags: #Dins Pendisikan Kab. Tanggamus#Jual beli buku LKS di lingkungan sekolah#Kwcamatan Semaka#SDN 1 KANOMAN
Previous Post

Kapolres Melawi Sambut Hangat Pelajar TK Bunda Nanga Pinoh

Next Post

Diduga Ada Pungli, Pedagang Kaki Lima di Muara Dua Mengeluh

Hanafi

Hanafi

Next Post

Diduga Ada Pungli, Pedagang Kaki Lima di Muara Dua Mengeluh

Kabupaten Bondowoso

Asosiasi Wartawan Internasional

Selamat Mengikuti UKW

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

25 September 2026
516

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026
512

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026
512

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026
546

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026
519

Kategori

Bengkayang

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

by Rinto Andreas
25 September 2026
0
516

Bengkayang, zonapos.co.id – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2026 resmi disetujui DPRD Kabupaten Bengkayang...

Read more

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026
512

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026
512

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026
546

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026
519
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muhammad Edo Korban Penusukan

Taman Raja Berduka Satu Orang Warganya Meninggal Ditempat Setelah Di Serang Orang Tidak Dikenal

1 Mei 2024

BAYI PEREMPUAN DITEMUKAN MENINGGAL DALAM KANTONG PLASTIK DI SANGGAU LEDO, POLISI LAKUKAN PENYELIDIKAN

27 Agustus 2026

Satu Lagi Korban Penyalahguna Narkotika Dievakuasi ke RSJ Jambi

20 Januari 2026

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

31 Juli 2025
Foto: Samsul Muliyo Kepala Desa Poncokusumo

Rp. 111 Juta Lebih, Insentif RT dan RW di Desa Poncokusumo Belum Dibayar, Alasan ADD Tahap Pertama Tidak Mencukupi

2 September 2024

Polres Tanjab Barat Akhirnya Hentikan Perkara Pembunuhan Di Taman Raja

12 Mei 2024

Keluarga Korban Telapor Pinta Pihak Polres Asahan Usut Tuntas PT AKA  Cabang Kisaran

31 Agustus 2024
SMP Negeri 2 Pringapus, Kabupaten Semarang. (Foto Redaksi)

Klarifikasi Dugaan Pungli di SMPN 2 Pringapus: Kepsek Dinilai Kurang Bersahabat

11 Desember 2024

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

3

“Miris! Postu Desa Sumber Karya Bengkayang Rusak Parah, Warga Tak Punya Akses Kesehatan Layak”

1

Hadirkan H. Suyitno Direktur PTKIS Kemenag RI, STIT Togo Ambarsari Komitmen Tingkatkan SDM Kampus

0

Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag. MA. Ph.D., Lakukan Pembinaan Tata Kelola Kepada Civitas Akademik STIT Togo Ambarsari Bondowoso

0

STIT Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Studium General Bersama Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag, MA,. Ph.D, Rektor UINSA Surabaya

0

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Workshop Kurikulum Kampus Merdeka

0

MWC NU KECAMATAN WONOSARI, GELAR KONFERENSI KE-7 DI PONDOK PESANTREN DARUT THALABAH DESA SUMBERKALONG

0

Nahdlatul Ulama dan Sikap Politik Kiai As’ad Syamsul Arifin Sukorejo

0

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

25 September 2026

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026

Bos Heri Bantah Tuduhan Pengangsuan dan Penimbunan Solar Bersubsidi

24 September 2026

Bupati Batu Bara Serahkan 100 Life Jacket kepada Nelayan, Tekankan Pentingnya Keselamatan di Laut.

24 September 2026

Komunitas Lover’s Oldies Song Community Sampang Goncang Pengunjung Karang Taruna Expo II

24 September 2026

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

Bos Heri Bantah Tuduhan Pengangsuan dan Penimbunan Solar Bersubsidi

PT. Suara Siber Indonesia

E-Katalog Inaproc

  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI

© 2021 zonapos.co.id

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup

© 2021 zonapos.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In