BONDOWOSO, Zonapos.co.id – Sejak pagi, para siswa tampak bersemangat menyambut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Suasana hangat penuh keceriaan menyelimuti halaman MTs Manbaul Ulum. Senin (19/11/2025).
Sebanyak 322 ompreng makanan tiba di madrasah dan langsung dibagikan kepada para siswa, menandai dimulainya program nasional yang bertujuan meningkatkan gizi pelajar.
Program MBG menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mengatasi persoalan kekurangan gizi pada peserta didik, yang selama ini berdampak pada konsentrasi dan pencapaian akademik.
Kepala MTs Manbaul Ulum, Ahmad Dianto, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasahnya.
“Program ini bukan sekadar bantuan logistik, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa. Hari ini menjadi tonggak sejarah bagi kami. Asupan gizi yang baik adalah kunci fokus belajar yang optimal,” ujarnya dalam sambutan sebelum waktu makan siang.

Menu yang disajikan terdiri atas nasi, ayam goreng, tumis sayur, dan buah jeruk, seluruhnya telah disesuaikan dengan standar gizi ketat dari tim ahli gizi kementerian. Pihak madrasah, komite, dan penyedia MBG bekerja sama memastikan kualitas, kebersihan, serta ketepatan waktu pendistribusian makanan.
Para siswa menyambut hidangan tersebut dengan penuh antusias. Hikmatul Maula, siswi kelas VII, mengaku sangat senang dengan program ini.
“Makanannya enak, porsinya pas, dan bikin lebih semangat belajar karena perut sudah kenyang. Ditambah lagi, bisa makan bareng teman-teman, jadi makin seru,” tuturnya.
Di sisi lain, wali kelas, Muhammad Fikriyadi, turut mengapresiasi antusiasme para siswa.
“Saya bangga melihat anak-anak tetap tertib meski MBG datang sedikit terlambat. Ini langkah awal yang baik untuk membiasakan mereka pada pola makan bergizi dan disiplin,” katanya.
Dari total penerimaan, 322 ompreng berhasil dibagikan dan dikembalikan dengan tertib, sementara 14 siswa tercatat tidak hadir. Meski demikian, masih ditemukan sisa makanan di titik penyediaan, yang akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan berikutnya.
Melalui Program MBG, Ahmad Dianto berharap suasana makan bersama ini dapat mempererat rasa kebersamaan dan menumbuhkan budaya hidup sehat.
“Kami ingin momen sederhana ini mengajarkan siswa tentang pentingnya pola hidup sehat, disiplin, dan rasa syukur,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Program MBG dapat menjadi fondasi pembentukan karakter siswa, terutama dalam menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekolah.
Pewarta: M. Holil































