Bengkayang, zonapos.co.id – Warga Kampung Patong, Dusun Segiring, Desa Pisak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, digemparkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga kuat sengaja dibuang oleh orang tuanya, Minggu pagi (6/7/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.
Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi masih lengkap dengan tali pusar, terbungkus plastik hitam dan dimasukkan ke dalam kardus bekas mie instan. Penemuan ini bermula saat seorang warga setempat yang hendak keluar rumah mendengar suara gonggongan anjing yang tak berhenti. Curiga dengan suara tersebut, warga tersebut kemudian mencari sumbernya dan terkejut mendapati seorang bayi yang sudah terbangun di dalam kardus.
“Saat dicek, ternyata di dalam kantong plastik yang berada dalam kardus itu ada bayi laki-laki. Warga langsung melapor ke Ketua RT dan pihak kepolisian,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.
Bayi tersebut segera dievakuasi dan mendapatkan perawatan pertama dari bidan desa setempat sebelum akhirnya dirujuk ke Puskesmas Sanggau Ledo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Peristiwa ini langsung menjadi perhatian warga sekitar. Banyak yang mengecam aksi tidak manusiawi tersebut dan menduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar nikah yang ingin ditutupi pelaku.
Kapolres Bengkayang, AKBP Teguh Nugroho, melalui Kapolsek Sanggau Ledo dan Kapolsek Tujuh Belas, AKP Harto Simanjuntak, membenarkan adanya laporan penemuan bayi tersebut.
“Benar, telah ditemukan seorang bayi dalam kardus di wilayah Dusun Segiring. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut,” ujar AKP Harto.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menelusuri identitas pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Sementara itu, kondisi bayi dilaporkan stabil dan dalam perawatan pihak medis.
Kejadian ini sontak menyebar luas melalui berbagai media sosial seperti Facebook, TikTok, Instagram, hingga berbagai grup WhatsApp, dan menuai simpati serta kemarahan publik.
Pewarta : Nurdin/Yohanes Aya






























