Bengkayang,zonapos.co.id-,Kalbar – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar terjadi di wilayah Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya,Kabupaten Bengkayang menjelang Hari Raya Idulfitri. Kondisi tersebut membuat warga harus mengantre panjang di kios-kios eceran untuk mendapatkan BBM.
Dari pantauan di lapangan, puluhan warga terlihat memadati sebuah kios penjual BBM eceran di pinggir jalan. Mereka datang dengan sepeda motor bahkan membawa jeriken demi mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari.
Akibat kelangkaan tersebut, harga BBM di tingkat eceran melonjak hingga Rp17.000 per liter, baik untuk jenis Pertalite maupun Solar.
Salah satu warga Capkala, Arifin, mengatakan kelangkaan BBM di wilayah tersebut sudah terjadi hampir satu minggu terakhir.
“Sudah hampir seminggu ini Kecamatan Sungai Raya mengalami kelangkaan minyak,” ujar Arifin, warga Capkala.
Senada dengan itu, Tika, warga Sungai Jaga, juga menyampaikan bahwa kelangkaan BBM semakin terasa di tengah masyarakat, terlebih menjelang Lebaran yang tinggal menghitung hari.
“Kelangkaan minyak semakin terasa, apalagi ini menjelang Lebaran yang hanya tinggal hitungan hari saja,” ungkapnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera turun tangan untuk mengecek distribusi BBM di wilayah Kecamatan Sungai Raya agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Solar di wilayah Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang.
Pewarta : ASA
Editor : Rinto Andreas































