Sintang,zonapos.co.id— Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sintang menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) I dalam rangka pemilihan pengurus masa bakti 2026–2029. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Sintang dan dirangkai dengan talkshow bertema “Cerdas Berdemokrasi di Tengah Ancaman Arus Disinformasi dan Hoaks” yang disiarkan secara langsung melalui RRI Sintang.
Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, mengatakan Konferkab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus menentukan arah perjalanan PWI Kabupaten Sintang ke depan.
“Kita menyadari bahwa tantangan dunia pers saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi digital, media sosial, kecerdasan buatan, serta perubahan pola konsumsi informasi masyarakat telah mengubah wajah jurnalistik secara cepat,” ujar Kundori dalam sambutannya.
Menurutnya, derasnya arus informasi justru menuntut wartawan untuk semakin profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Kecepatan memang penting, tetapi akurasi, verifikasi, keberimbangan, independensi, dan etika jurnalistik harus tetap menjadi fondasi utama. Jangan sampai kecepatan mengalahkan ketepatan. Jangan sampai tuntutan mengejar trafik dan popularitas mengorbankan prinsip-prinsip jurnalistik,” tegasnya.
Kundori berharap PWI Kabupaten Sintang ke depan tidak hanya menjadi organisasi profesi yang kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu menjadi rumah bersama bagi para wartawan untuk meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memperjuangkan kemerdekaan pers.
Sementara itu, mewakili Bupati Sintang, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Asmidi Harmas, menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Konferkab I PWI Kabupaten Sintang.
Ia berharap pengurus yang nantinya terpilih dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menjaga marwah pers di Kabupaten Sintang.
“Pers memiliki kontribusi kepada masyarakat dan pembangunan Kabupaten Sintang,” kata Asmidi.
Ia menilai pers tidak hanya memiliki fungsi menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam mencerdaskan masyarakat. Karena itu, peningkatan profesionalisme dan integritas insan pers dinilai penting, terlebih di tengah perkembangan teknologi digital.
“Di era digitalisasi saat ini juga menjadi tantangan bagi kerja jurnalistik,” ujarnya.
Asmidi menambahkan, hubungan antara Pemerintah Kabupaten Sintang dengan insan pers selama ini terus terjalin dengan baik. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus dipertahankan dalam rangka mendukung pembangunan dan penyebarluasan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.
Konferkab PWI Kabupaten Sintang turut dihadiri jajaran Pengurus PWI Provinsi Kalimantan Barat yang mendampingi Ketua PWI Kalbar Kundori, di antaranya Bendahara Wawan Suwandi, Wakil Sekretaris II Asmuni, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Slamet Ardiansyah, Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Aset Zainul Irwansyah, serta anggota seksi Sabirin dan Syaiful Ummah.
Konferkab I PWI Kabupaten Sintang menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus momentum untuk memperkuat peran wartawan dalam menghadapi tantangan baru dunia jurnalistik, khususnya di tengah derasnya arus informasi, disinformasi, dan hoaks.
Pewarta : Rinto Andreas































