TANGGAMUS, Zonapos.co.id—
Aula Islamic Centre Kota Agung, menjadi saksi bisu dari sebuah ikrar bersama yang penuh makna. Bukan sekedar pertemuan, acara Sarasehan Hukum ini menjelma menjadi panggung peresmian komitmen kolektif dalam mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Pendidikan di Kabupaten Tanggamus. Senin, 29 September 2025,
Sorot mata hadirin terpancar penuh harap, seiring langkah tegap para pemimpin menuju panggung kehormatan. Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., hadir sebagai nahkoda yang memandu arah pembangunan. Di sisinya, Kajari Tanggamus, Dr. Adi Fakhrudin, S.H., M.H., M.A., berdiri sebagai benteng keadilan, siap mengawal setiap rupiah anggaran pendidikan. Tak ketinggalan, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., Anggota DPR RI Komisi X, hadir membawa dukungan penuh dari pusat, memastikan mimpi pendidikan Tanggamus tak lekang oleh waktu. Suasana yang tercipta adalah perpaduan antara edukasi hukum yang tegas dan harapan tulus bagi 75 satuan pendidikan penerima program.
Kejaksaan Turun Gunung: Mengawal Anggaran Agar Jangkau Generasi
Kajari Tanggamus, Dr. Adi Fakhrudin, menyampaikan pesan yang menyejukkan sekaligus menguatkan. Dalam nadanya yang berwibawa, beliau menegaskan bahwa revitalisasi ini adalah “investasi untuk generasi mendatang.”
“Generasi penerus kita berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” ujar Kajari bagai mantra, membangkitkan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi 75 satuan pendidikan penerima program.
“Oleh karena itu, kami di Kejaksaan akan mengawal agar setiap nilai anggaran digunakan sebaik-baiknya dengan jujur dan profesional. Ini adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan pendidikan di Tanggamus.”tegasnya
Pernyataan ini bukan hanya janji, melainkan penegasan peran Kejaksaan sebagai benteng pengawasan, yang memilih pendekatan preventif dan edukatif alih-alih represif. Tujuannya jelas: memastikan anggaran besar untuk pembangunan 16 PAUD hingga 1 SLB ini bebas dari potensi penyimpangan, mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.
Peringatan Bupati dan Dukungan Legislator
Suasana sempat menegang saat Bupati Moh. Saleh Asnawi menyampaikan kekhawatiran yang realistis. Beliau mengingatkan para kepala sekolah bahwa
“Anggaran bantuan melalui revitalisasi sekolah ini jumlahnya besar dan risikonya tinggi.” Peringatan ini menjadi fondasi bagi pentingnya pemahaman hukum, sebuah perisai bagi para pendidik agar tidak tersandung masalah hukum karena kurangnya pengetahuan.
Dukungan penuh pun datang dari pusat. Dr. H. Muhammad Kadafi, Anggota DPR RI Komisi X, memberikan apresiasi tinggi terhadap keseriusan Pemkab Tanggamus.
“Program ini adalah upaya agar anak-anak petani, anak-anak nelayan, dan seluruh generasi muda di Tanggamus bisa menikmati fasilitas pendidikan yang lebih baik lagi,” tegas Dr. Kadafi. Beliau menekankan bahwa revitalisasi harus melahirkan penguatan tata kelola sekolah, transparansi anggaran, dan peningkatan mutu pembelajaran.
Sarasehan Hukum ini bukan hanya seremonial penyerahan program. Ini adalah simfoni komitmen antara Pemerintah Daerah, penegak hukum, dan wakil rakyat, dengan satu melodi utama: menciptakan pendidikan yang baik dan nyaman agar generasi muda Tanggamus tumbuh lebih unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Di akhir acara, bara komitmen telah menyala. Dengan pengawalan ketat dari Kejari dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pemerintah Daerah, penegak hukum, dan wakil rakyat bersatu dalam simfoni pendidikan. Kini, giliran 75 satuan pendidikan untuk merawat api ini, menjadikannya obor penerang bagi masa depan Tanggamus yang gemilang.
Pewarta : Hanafi































