Sanggau,zonapos.co.id, – Kecelakaan beruntun kembali terjadi di ruas Jalan Kalimantan poros tengah wilayah Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Insiden terbaru terjadi pada Senin malam (5/4/2026) sekitar pukul 23.36.48 WIB, saat sebuah mobil tangki bermuatan Crude Palm Oil (CPO) terbalik di titik yang sama.
Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah kecelakaan sebelumnya yang melibatkan bus DAMRI di lokasi serupa. Dalam waktu singkat, dua kendaraan besar tumbang di titik yang sama, memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi jalan yang dinilai sangat berbahaya.
Berdasarkan informasi di lapangan, ruas jalan tersebut memiliki karakter sempit dengan tikungan tajam, yang sangat berisiko bagi kendaraan besar, terlebih saat melintas di malam hari. Minimnya penerangan jalan semakin memperparah situasi.
Dalam video yang beredar, terlihat mobil tangki terguling di sisi jalan dengan posisi roda di atas. Suasana di lokasi tampak gelap, hanya mengandalkan cahaya kendaraan dan lampu seadanya, sementara warga mulai berdatangan ke lokasi kejadian.
“Ini bukan lagi kebetulan. Kalau sudah berulang begini, jelas jalannya yang bermasalah,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi.
Kecelakaan beruntun ini memunculkan sorotan tajam terhadap kondisi infrastruktur jalan. Minimnya rambu peringatan, tidak adanya penerangan jalan, serta belum adanya langkah konkret seperti pelebaran jalan dinilai sebagai bentuk kelalaian yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait, khususnya Dinas PUPR dan aparat berwenang, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh. Audit kelayakan jalan, pemasangan rambu, hingga penerangan menjadi tuntutan mendesak.
Jika tidak segera ditangani, warga khawatir ruas Jalan Kalimantan poros tengah di Penyeladi akan terus menjadi “titik maut” yang mengancam keselamatan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kecelakaan maupun kondisi pengemudi.
Penegasan: Ketika kecelakaan terus berulang di waktu dan lokasi yang sama, ini bukan lagi sekadar insiden melainkan peringatan keras yang tak boleh diabaikan.
Pewarta : RAS































