BONDOWOSO, Zonapos.co.id – SMA Negeri 1 Tenggarang (SMASGA) Kabupaten Bondowoso kembali menorehkan prestasi. Sekolah tersebut berhasil meraih juara 2 dalam ajang Sekolah Religius Culture (SRC) yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bondowoso.
Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen SMASGA dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik.
Melalui berbagai pembiasaan di bidang keagamaan, SMASGA berupaya memberikan bekal kepada siswa agar memiliki karakter positif serta mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Program Religius Culture yang diselenggarakan Kemenag Kabupaten Bondowoso tersebut nantinya akan berlanjut ke tingkat provinsi.
Kepala SMA Negeri 1 Tenggarang, Ahmad Junaidi, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan capaian juara 2 menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Harapan kami ke depan, SMA Negeri 1 Tenggarang atau SMASGA Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus meningkatkan prestasi dan meraih juara 1 pada tahun depan,” tuturnya. Rabu (23/09/2026).
Menurutnya, penghargaan berupa terofi dan piagam dari Kemenag bukan sekadar pencapaian, melainkan menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus berbenah dan mengembangkan budaya religius di lingkungan pendidikan.
“Kami siap bersaing untuk menjadi lebih maju dan meraih juara 1, termasuk ketika nanti bersaing di tingkat provinsi,” kata Ahmad Junaidi.
Ahmad Junaidi menegaskan, program Sekolah Religius Culture tidak semata-mata berorientasi pada penilaian atau penghargaan. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk peserta didik yang memiliki karakter dan akhlak.
“Ini bukan hanya sekadar penilaian. Penghargaan dan trofi yang diberikan Kemenag merupakan wujud apresiasi terhadap upaya pendidikan dalam mencetak siswa yang berakhlak serta membudayakan nilai-nilai keagamaan dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ahmad Junaidi juga berharap budaya religius yang telah dibangun di lingkungan sekolah dapat terus dipertahankan dan dikembangkan secara berkelanjutan.
“Pembentukan karakter berbasis budaya SRC ini menjadi pijakan bagi sekolah untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia demi menyongsong generasi emas,” pungkasnya.
Prestasi ini menjadi langkah SMASGA Bondowoso untuk terus menanamkan nilai-nilai religius dan karakter positif kepada peserta didik. Dengan semangat tersebut, sekolah menargetkan capaian lebih tinggi pada tahun mendatang sekaligus membawa budaya religius SMASGA bersaing di tingkat provinsi.
Pewarta: Ony































