Semarang, Zonapos.co.id – Keramaian arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 masih terlihat di sejumlah stasiun wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang. Tingginya mobilitas masyarakat tercermin dari jumlah penumpang yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data per Jumat (20/3/2026), tercatat sebanyak 47.358 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 4. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.517 penumpang berangkat dan 28.841 penumpang tiba di berbagai stasiun.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif saat dikonfirmasi jurnalis Zonapos, mengatakan lonjakan penumpang sudah mulai terlihat sejak pertengahan Maret. Puncak arus mudik sementara, kata dia, terjadi pada Rabu (18/3/2026) dengan total penumpang mencapai 60.108 orang.
“Jumlah tersebut terdiri dari 27.704 penumpang berangkat dan 32.404 penumpang turun,” ujar Luqman.
Sejumlah stasiun utama di wilayah Daop 4, seperti Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol, mengalami peningkatan aktivitas penumpang yang signifikan. Kepadatan terlihat baik di area keberangkatan maupun kedatangan, terutama pada jam-jam favorit perjalanan.
Secara kumulatif, sejak 11 hingga 20 Maret 2026, total penumpang yang dilayani KAI Daop 4 mencapai 477.406 orang. Angka tersebut terdiri dari 221.398 penumpang berangkat dan 256.008 penumpang datang.
Mayoritas penumpang memanfaatkan layanan kereta api untuk menuju sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Solo, dan Purwokerto. Adapun kereta api yang menjadi favorit masyarakat di antaranya Ambarawa Ekspres, Joglosemarkerto, Tawang Jaya, serta Argo Sindoro.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 4 memastikan kesiapan operasional tetap optimal. Kesiapan tersebut mencakup sarana dan prasarana, serta peningkatan layanan kepada pelanggan di stasiun maupun di dalam perjalanan.
Selama periode Angkutan Lebaran tahun ini, KAI Daop 4 mengoperasikan total 36 perjalanan kereta api per hari, yang terdiri dari 34 kereta reguler dan 2 kereta tambahan. Upaya ini dilakukan guna mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Reporter: M. Efendi































