• DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
Sabtu, 26 September 2026
  • Login
  • Register
Zonapos
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Zonapos
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Melodrama di Kota Metro: Birokrasi yang Obesitas di Atas Reruntuhan Aspal

Hanafi by Hanafi
5 Januari 2026
in Pemerintahan
0
525
VIEWS

​METRO, Zonapos.co.id– Di bawah langit Januari 2026 yang muram, Kota Metro tampak seperti sebuah panggung sandiwara yang megah namun rapuh. Di satu sisi, gedung-gedung pemerintahan tampak sibuk mematut diri, namun di sisi lain, denyut nadi infrastrukturnya kian melemah, tersumbat oleh kebijakan yang dianggap lebih mencintai kursi empuk pejabat ketimbang keringat rakyat.

​Pengamat Kebijakan Publik, Hendra Apriyanes—yang akrab disapa Anes—melontarkan sebuah otopsi tajam terhadap kondisi fiskal kota ini. Ia tidak lagi menyebutnya sebagai kesalahan administrasi, melainkan sebuah “Krisis Manajerial Akut” yang sedang menggerogoti tubuh Metro hingga ke tulang sumsumnya.

​Simfoni Jalan Rusak dan Drainase yang Bisu

​Anes membedah “dosa” pertama yang ia sebut sebagai Tragedi Infrastruktur. Dari 600 kilometer urat nadi jalan yang membentang di kota ini, lebih dari seperempatnya—sekitar 25%—kini menyerupai kubangan luka yang tak kunjung kering.

​”Ini bukan sekadar angka di atas kertas laporan. Ini adalah hambatan bagi tukang sayur yang motornya mogok, bagi anak sekolah yang bajunya kotor karena cipratan air, dan bagi ekonomi warga yang terhambat lubang-lubang nestapa,” ujar Anes dengan nada getir.

​Ketajaman kritiknya tidak berhenti di situ. Ia menyorot 60% sistem drainase yang ia labeli sebagai “pajangan bisu”. Alih-alih mengalirkan harapan saat hujan tiba, drainase tersebut justru memicu genangan abadi. Baginya, wajah kota yang “bopeng” adalah cermin retak dari sebuah prioritas pembangunan yang salah arah.

​Paradoks Perut Birokrasi: Kenyang di Tengah Kekeringan

​Memasuki jantung APBD, Anes menemukan “obesitas” yang mengerikan. Porsi Belanja Pegawai yang menembus 40-45% adalah paradoks yang menyakitkan. Di saat rakyat dipaksa bersabar menunggu aspal mulus, mesin birokrasi justru “makan” terlalu banyak.

​”Birokrasi kita sedang mengalami obesitas fungsional. Mereka gemuk secara anggaran, tapi lamban secara pelayanan,” cetus Anes.

​Ia menilai ada ketidakadilan fiskal yang nyata: anggaran habis tersedot untuk memanjakan aparatur, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetap loyo dan retribusi bocor seperti atap rumah tua. Baginya, ini adalah bentuk penghianatan terhadap mandat rakyat; birokrasi kenyang, namun pembangunan kerontang.

​Luka Rekanan dan Senjakala Sawah Kita

​Dosa ketiga yang ia bongkar adalah fenomena “Gagal Bayar”. Anes menyebutnya sebagai Rezim Janji di Atas Keringat. Adalah sebuah kezaliman yang nyata ketika beton-beton jalan sudah mengeras dan dinikmati publik, namun keringat para pekerja dan modal rekanan dibiarkan menguap tanpa kepastian bayar. Pemerintah seolah asyik berdalih tentang arus kas yang seret, sementara tunjangan para petinggi tetap mengalir lancar ke rekening masing-masing.

​Tak kalah puitis namun menyakitkan, Anes menutup narasinya dengan peringatan tentang 41% lahan sawah yang sedang menanti ajal.

“Metro sedang menggali lubang kuburannya sendiri. Jika irigasi tetap mampet dan jalan usaha tani hancur, jangan kutuk petani jika mereka akhirnya menjual tanah leluhur kepada pengembang,” tambahnya. Sawah-sawah itu, yang dulu adalah emas hijau kebanggaan, kini perlahan berubah menjadi hutan beton karena negara absen merawatnya.

​Rekomendasi di Ujung Tanduk

​Sebagai solusi dari “borok” fiskal ini, Anes menawarkan tiga langkah radikal yang ia sebut sebagai proses reresik (bersih-bersih):

  1. ​Rasionalisasi Tanpa Ampun: Amputasi jumlah tenaga honorer yang tidak kompeten. Ruang fiskal harus diselamatkan untuk aspal, bukan untuk titipan politik.
  2. ​Hukum Pimpinan OPD: Copot mereka yang pandai menghabiskan anggaran tapi gagal memungut PAD.
  3. ​Moratorium Estetika: Hentikan semua perjalanan dinas dan rapat di hotel mewah. Jangan bersolek dengan taman-taman cantik atau seremoni media sosial jika utang kepada rekanan masih menggunung.

​”Pemimpin Metro tidak boleh hanya pandai bersolek di layar gawai dengan pencapaian semu,” pungkas Anes. Karena pada akhirnya, rakyat tidak kenyang dengan pencitraan; mereka butuh jalan yang mulus, perut yang terisi, dan kepastian hukum yang tegak.

Pewarta : Han

Tags: #Kota Metrolampung
Previous Post

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Jember Perkuat Pelayanan Humanis di Samsat Timur

Next Post

Operasi Mata RSMM Jatim Berujung Buta, Oknum Dokter Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Hanafi

Hanafi

Next Post

Operasi Mata RSMM Jatim Berujung Buta, Oknum Dokter Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Kabupaten Bondowoso

Asosiasi Wartawan Internasional

Selamat Mengikuti UKW

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

25 September 2026
516

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026
512

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026
512

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026
546

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026
519

Kategori

Bengkayang

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

by Rinto Andreas
25 September 2026
0
516

Bengkayang, zonapos.co.id – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2026 resmi disetujui DPRD Kabupaten Bengkayang...

Read more

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026
512

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026
512

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026
546

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026
519
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muhammad Edo Korban Penusukan

Taman Raja Berduka Satu Orang Warganya Meninggal Ditempat Setelah Di Serang Orang Tidak Dikenal

1 Mei 2024

BAYI PEREMPUAN DITEMUKAN MENINGGAL DALAM KANTONG PLASTIK DI SANGGAU LEDO, POLISI LAKUKAN PENYELIDIKAN

27 Agustus 2026

Satu Lagi Korban Penyalahguna Narkotika Dievakuasi ke RSJ Jambi

20 Januari 2026

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

31 Juli 2025
Foto: Samsul Muliyo Kepala Desa Poncokusumo

Rp. 111 Juta Lebih, Insentif RT dan RW di Desa Poncokusumo Belum Dibayar, Alasan ADD Tahap Pertama Tidak Mencukupi

2 September 2024

Polres Tanjab Barat Akhirnya Hentikan Perkara Pembunuhan Di Taman Raja

12 Mei 2024

Keluarga Korban Telapor Pinta Pihak Polres Asahan Usut Tuntas PT AKA  Cabang Kisaran

31 Agustus 2024
SMP Negeri 2 Pringapus, Kabupaten Semarang. (Foto Redaksi)

Klarifikasi Dugaan Pungli di SMPN 2 Pringapus: Kepsek Dinilai Kurang Bersahabat

11 Desember 2024

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

3

“Miris! Postu Desa Sumber Karya Bengkayang Rusak Parah, Warga Tak Punya Akses Kesehatan Layak”

1

Hadirkan H. Suyitno Direktur PTKIS Kemenag RI, STIT Togo Ambarsari Komitmen Tingkatkan SDM Kampus

0

Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag. MA. Ph.D., Lakukan Pembinaan Tata Kelola Kepada Civitas Akademik STIT Togo Ambarsari Bondowoso

0

STIT Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Studium General Bersama Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag, MA,. Ph.D, Rektor UINSA Surabaya

0

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Workshop Kurikulum Kampus Merdeka

0

MWC NU KECAMATAN WONOSARI, GELAR KONFERENSI KE-7 DI PONDOK PESANTREN DARUT THALABAH DESA SUMBERKALONG

0

Nahdlatul Ulama dan Sikap Politik Kiai As’ad Syamsul Arifin Sukorejo

0

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

25 September 2026

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

25 September 2026

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

25 September 2026

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

25 September 2026

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

25 September 2026

Bos Heri Bantah Tuduhan Pengangsuan dan Penimbunan Solar Bersubsidi

24 September 2026

Bupati Batu Bara Serahkan 100 Life Jacket kepada Nelayan, Tekankan Pentingnya Keselamatan di Laut.

24 September 2026

Komunitas Lover’s Oldies Song Community Sampang Goncang Pengunjung Karang Taruna Expo II

24 September 2026

APBD Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Bengkayang Gebrak SKPD: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap

Dua Pengamat Tantang Tjhai Chui Mie Debat Terbuka soal Bandara Singkawang, Wali Kota Belum Beri Tanggapan

‎PWI Kalbar Tekankan Peran Pers Mahasiswa sebagai Kontrol Sosial ‎

Siapa di Balik Revitalisasi SMP Darul Qur’an Al Ghozali Rp1,9 Miliar? Pihak Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

Babinsa Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027 di Bondowoso

Bos Heri Bantah Tuduhan Pengangsuan dan Penimbunan Solar Bersubsidi

PT. Suara Siber Indonesia

E-Katalog Inaproc

  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI

© 2021 zonapos.co.id

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup

© 2021 zonapos.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In