Bondowoso, Zonapos.co.id — Kodim 0822/Bondowoso menggencarkan sosialisasi penerimaan prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Gelombang I Tahun 2027.
Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) diminta menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi rekrutmen kepada para pemuda di wilayah binaannya.
Sebelum turun langsung ke desa, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito memberikan pengarahan kepada para perwira, Danramil, dan Babinsa di Aula Jenderal Sudirman, Kodim 0822/Bondowoso.
Dalam arahannya, Prawito menekankan pentingnya seluruh jajaran memahami secara detail persyaratan dan mekanisme penerimaan. Hal itu agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Babinsa merupakan ujung tombak satuan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, informasi mengenai penerimaan prajurit ini harus disampaikan dengan jelas dan benar kepada para pemuda di desa binaan,” ujar Prawito.
Sosialisasi selanjutnya akan dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, sekolah, hingga komunitas pemuda. Langkah tersebut dilakukan agar informasi mengenai peluang menjadi prajurit TNI AD dapat menjangkau lebih banyak calon peserta.
Rekrutmen Gelombang I Tahun 2027 tersebut mencakup penerimaan Calon Tamtama (Catam) dan Calon Bintara (Secaba). Kebutuhan personel di antaranya untuk mendukung organisasi Brigade Infanteri (Brigif), Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), serta Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur).
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kodim 0822/Bondowoso, calon peserta harus memenuhi ketentuan usia mulai 17 tahun 10 bulan hingga 26 tahun.
Sementara itu, persyaratan tinggi badan minimal ditetapkan 158 sentimeter untuk calon Tamtama dan 163 sentimeter untuk calon Bintara.
Bagi calon peserta yang menggunakan kacamata, masih terdapat ketentuan yang memungkinkan untuk mengikuti proses penerimaan, dengan persyaratan tertentu terkait ukuran minus. Begitu pula dengan ketentuan tindik pada telinga yang tetap mengacu pada persyaratan dan pemeriksaan yang berlaku.
Untuk jadwal pendaftaran, proses secara offline disebut berlangsung mulai 7 September 2026 hingga Januari 2027. Sementara pendaftaran secara online dijadwalkan mulai 1 Oktober 2026.
Masyarakat, khususnya para pemuda Bondowoso yang ingin mengetahui persyaratan dan mekanisme pendaftaran, dapat mendatangi Staf Pers Kodim 0822/Bondowoso untuk memperoleh informasi lebih lanjut sesuai ketentuan resmi yang berlaku.
Prawito juga mengingatkan calon peserta agar tidak menunggu hingga mendekati masa pendaftaran. Persiapan fisik, kesehatan, administrasi, serta pengetahuan mengenai tahapan seleksi perlu dilakukan sejak dini.
“Persiapkan diri dengan baik dan manfaatkan kesempatan ini untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat,” kata Prawito.
Dengan mengoptimalkan peran Babinsa di setiap wilayah binaan, Kodim 0822/Bondowoso berharap informasi rekrutmen dapat menjangkau lebih banyak generasi muda sekaligus membantu memastikan masyarakat memperoleh informasi penerimaan prajurit secara jelas dan sesuai ketentuan.
Pewarta : Ony































