Bengkayang, zonapos.co.id – Tebing penahan tanah di samping Jembatan Benawan, Simpang Sungai Nyamuk, Jalan Basuki Rahmat, Kabupaten Bengkayang, dilaporkan mengalami kerusakan dan hingga kini belum diperbaiki. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai rawan longsor serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kerusakan pada bagian cor penahan tanah di lokasi itu disebut sudah mendekati badan jalan aspal. Apabila tidak segera ditangani, warga khawatir longsor dapat meluas dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah hingga mengganggu akses lalu lintas di kawasan tersebut, Minggu (22/03/2026).
Aju (43), salah satu pengguna jalan yang melintasi lokasi itu, mengatakan kondisi tebing yang rusak tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi membahayakan pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan roda empat.
“Hal ini tidak bisa dibiarkan karena sangat berbahaya bagi pengguna jalan kaki maupun saat berkendaraan. Putusnya cor penahan tebing tanah ini terlihat jelas sudah sampai pada jalan aspal,” ujarnya saat diwawancarai.
Menurut Aju, pemerintah daerah Kabupaten Bengkayang seharusnya segera turun tangan untuk melakukan penanganan agar masyarakat yang melintas merasa aman dan nyaman.
“Pemerintah daerah Kabupaten Bengkayang segera mengambil tindakan agar memberi kenyamanan bagi pengguna jalan. Kalau hal ini dibiarkan, lama-lama jalan bisa terputus,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan agar pemerintah daerah tidak menunggu sampai muncul korban baru untuk bergerak melakukan perbaikan. Menurutnya, kondisi tebing yang runtuh saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan perlu segera disikapi secara serius.
“Jangan sampai menunggu ada korban baru diperhatikan. Saya yakin pemerintah daerah tahu kondisi ini, tetapi kenapa dibiarkan begitu saja,” katanya.
Warga berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan lapangan dan mengambil langkah cepat untuk memperbaiki tebing penahan tanah tersebut.
Mereka menilai, jangan sampai perbaikan baru dilakukan setelah terjadi kecelakaan atau timbul korban.
Selain demi keselamatan pengguna jalan, penanganan juga penting agar kerusakan tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih serius.
Pewarta : Yohanes Aya
Editor : Rinto Andreas































