Bengkayang,zonapos.co.id,– Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang dilaporkan melonjak tajam hingga mencapai Rp25.000 per liter di tingkat pengecer. Kondisi ini memicu keresahan warga di tengah pernyataan pemerintah bahwa pasokan BBM tidak mengalami kelangkaan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebelumnya telah menyampaikan bahwa ketersediaan BBM, khususnya Pertalite, dalam kondisi aman dan tidak langka. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.
Berdasarkan hasil investigasi awak media, harga Pertalite di sejumlah pengecer dijual jauh di atas harga normal. Saat dikonfirmasi, salah satu pengecer secara spontan mengaku menjual BBM tersebut dengan harga Rp25 ribu per liter.
Demi memastikan kebenaran informasi, awak media bahkan harus membeli langsung BBM 2 Liter di lokasi tersebut dengan harga yang sama.
Di tempat yang sama, seorang warga bernama Petrus yang ikut mengantre mengaku terkejut dengan lonjakan harga yang dinilai tidak masuk akal.
“Saya kaget, kok bisa sampai Rp25 ribu per liter. Ini luar biasa keuntungannya bagi penjual,” ujarnya.
Lonjakan harga ini menimbulkan dugaan adanya praktik permainan harga di tingkat pengecer, terutama di tengah kondisi distribusi yang disebut-sebut tidak mengalami gangguan.
Warga pun berharap adanya pengawasan serius dari pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk menertibkan harga BBM agar tidak memberatkan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tingginya harga Pertalite di wilayah tersebut.
Pewarta : Yohanes Aya
Editor : Rinto Andreas































