Bengkayang, zonapos.co.id – Listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat, terutama sebagai sumber penerangan di malam hari. Namun, alih-alih memberikan rasa aman dan nyaman, kondisi penyambungan kabel listrik yang diduga hanya dibalut isolasi justru menimbulkan kekhawatiran bagi warga di Kabupaten Bengkayang.
Seorang warga yang ditemui awak media, Ambek, mengungkapkan kekecewaannya karena hingga saat ini belum ada perbaikan meski persoalan tersebut telah diberitakan sebelumnya.
“Setelah berita pertama dan kedua diterbitkan, kok belum ada juga yang diperbaiki. Masih menggunakan isolasi. Ini apakah nunggu ada korban baru ditindak?” ujarnya, Rabu (04/03/2026).
Ambek juga mempertanyakan teknis pengambilan arus listrik yang menurutnya berada di atas kilometernya.
Ia mengaku bingung dan khawatir dengan kondisi penyambungan kabel yang menempel di atap seng rumahnya dan hanya dibungkus isolasi.
“Pengambilan arus listrik apakah bisa di atas kilometer saya? Ini yang buat saya bertanya-tanya. Apalagi penyambungannya masih menggunakan isolasi dan nempel di atap seng saya.
Saya takut kalau isolasinya bocor, arusnya kena seng dan bisa kesetrum. Siapa yang tanggung jawab?” katanya dengan nada cemas.
Ia berharap pihak vendor pelaksana maupun Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera menanggapi dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Warga meminta agar keselamatan konsumen menjadi prioritas utama dan penanganan dilakukan secepatnya tanpa harus menunggu adanya korban.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut atas keluhan tersebut.
Pewarta : Yohanes Aya
Editor : Rinto Andreas































