ASAHAN, Zonapos.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD SMPN 2 Kisaran, Kamaludin, S.Pd., M.S., tengah menjadi sorotan publik. Posisi dan kinerjanya sebagai pimpinan sementara sekolah yang berlokasi di Jalan Mahoni, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan tersebut, ramai diperbincangkan di berbagai kalangan pendidikan.
Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan bahwa Kamaludin diduga belum memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS), yang menjadi salah satu syarat penting untuk menduduki jabatan kepala sekolah.
Hal ini memunculkan pertanyaan, mengingat masih terdapat guru di lingkungan SMPN 2 Kisaran maupun sekolah lain yang telah mengantongi sertifikat NUKS setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) resmi.
Meskipun demikian, Kamaludin tetap ditunjuk sebagai Plt Kepala Sekolah, kondisi yang kemudian menimbulkan beragam tanggapan, baik dari kalangan internal sekolah maupun masyarakat pemerhati dunia pendidikan di Kabupaten Asahan.
Selain persoalan kelengkapan administrasi, beredar pula kabar bahwa Kamaludin disebut-sebut melakukan sejumlah manuver dalam pertemuan tertutup, bahkan diduga memberikan janji atau iming–iming jabatan kepada beberapa kepala sekolah maupun calon kepala sekolah. Isu ini semakin memperkuat perbincangan mengenai posisinya saat ini.
Tidak hanya itu, sejumlah sumber di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan juga menyebutkan bahwa Kamaludin dinilai berambisi untuk menduduki jabatan Ketua Musyawarah Kerja Kepala-Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri se-Kabupaten Asahan, mengingat posisi tersebut saat ini tengah kosong.
Namun berbagai isu tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi spekulasi sepihak.
Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kamaludin sejak sepekan terakhir, baik melalui pesan WhatsApp maupun dengan mendatangi langsung SMPN 2 Kisaran. Terakhir, pada Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 11.02 WIB, permintaan tanggapan kembali disampaikan melalui pesan tertulis.
Namun hingga berita ini dipublikasikan, Kamaludin belum memberikan pernyataan resmi terkait isu maupun informasi yang berkembang.
Pewarta: Afrizal Margolang































