Ketapang, zonapos.co.id — Bupati Ketapang melakukan peninjauan langsung ke titik checkpoint BGA di ruas Pelang–Kepuluk untuk memastikan progres pembangunan konstruksi tiang panjang yang dikerjakan melalui APBD Kabupaten Ketapang Tahun 2025. Pada kunjungan tersebut, Bupati melihat bahwa pekerjaan telah mendekati tahap akhir.
Menurutnya, pekerjaan saat ini tinggal menunggu proses pengecoran. Ia optimistis awal Desember ruas ini sudah dapat digunakan untuk mendukung kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Setelah meninjau checkpoint BGA, Bupati juga melanjutkan pengecekan pada progres perbaikan ruas Pelang–Kepuluk Batu Tajam yang dikerjakan melalui pola CSR Gotong Royong oleh seluruh perusahaan perkebunan dan pertambangan di Kabupaten Ketapang.
Secara umum, segmen 1 hingga segmen 6 telah menunjukkan perkembangan. Namun, segmen 3—yang menjadi tanggung jawab CME, Harita, dan WHW—dinilai masih belum menunjukkan progres signifikan. Bupati berharap perusahaan terkait segera merespons serta menuntaskan tanggung jawab sesuai kesepakatan bersama, sehingga akses masyarakat dapat kembali lancar dan aman.
Terkait viral nya kondisi checkpoint BGA di media sosial, Bupati menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta. Ia memastikan kondisi lapangan aman dan kendaraan dapat melintas.
“Saat ini sudah tersedia jalur alternatif darurat yang disiapkan kontraktor. Baik roda dua maupun roda empat bisa lewat tanpa masalah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa area yang terlihat berbahaya dalam video viral merupakan alur air yang sedang disiapkan untuk dijadikan sungai. Karena itu, konstruksi tiang panjang dibuat menyerupai jembatan agar aliran air dapat melewati bagian bawah. Ketika pekerjaan rampung, persoalan genangan ataupun luapan air tidak akan terjadi lagi.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal memperbaiki jalan, tetapi juga menghadirkan rasa aman serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Jalan yang baik bukan hanya menghubungkan Pelang dan Kepuluk, tetapi juga membuka jalan bagi kehidupan yang lebih layak. Dengan semangat gotong royong dan prinsip bececat—bertahap namun pasti—kita pastikan setiap pembangunan memberi manfaat nyata bagi rakyat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang disebutnya akan terus bekerja sama dengan seluruh pihak, termasuk dunia usaha, untuk memastikan pembangunan berjalan tepat waktu, tepat fungsi, dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
Pewarta : Tomas.DP,Andus.M































