TANGGAMUS, Zonapos.co.id — Ratusan warga Pekon Margomulyo dan Pekon Sukajaya, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, menunjukkan komitmen kolektif luar biasa dengan menggelar aksi gotong royong masif. Mereka tidak sekadar menambal keretakan, melainkan mengambil langkah revolusioner: menggeser total jalur jalan Tanjakan Rewel, lokasi yang dijuluki “tanjakan maut” karena dikenal menelan korban jiwa dan rawan kecelakaan. Minggu (26/10/2925)
Inisiatif monumental ini diinisiasi oleh Kepala Pekon Margomulyo, Bapak Tugino, bersama Sekretaris Desa (Sekdes) Pekon Sukajaya, Bapak Sarwanto. Fokus kegiatan ini adalah merancang ulang Tanjakan Rewel, yang secara administratif berada di wilayah Pekon Sukajaya, demi memutus rantai risiko tragedi.
Jalur Vital Perekonomian yang Mematikan
Keputusan untuk merombak total jalur ini dipicu oleh tragedi kecelakaan tunggal yang terjadi belum lama ini, merenggut korban jiwa setelah kendaraan terperosok ke jurang. Jalur lama yang sempit, curam tanpa bahu jalan, dan tikungan tajam yang nyaris tak terlihat adalah pemicu utamanya, menggugah kesadaran kolektif warga untuk segera bertindak radikal.
Pasalnya, akses Tanjakan Rewel merupakan urat nadi vital bagi perekonomian kedua pekon dan wilayah sekitarnya. Jalan ini rutin digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan dari atas gunung, menjadikannya jalur yang tak terhindarkan namun berisiko tinggi. Oleh karena itu, perbaikan struktural dengan pemindahan jalur ke titik yang lebih stabil dan landai telah ditetapkan sebagai prioritas utama.
Semangat Membangun Keselamatan
Dengan semangat kebersamaan yang membara, ratusan warga—termasuk warga Batuan Sukajaya—berjibaku meratakan tanah, memperlebar jalur, dan merancang ulang tikungan menjadi lebih landai dan aman. Mereka juga memasang rambu-rambu peringatan darurat. Pergeseran jalur ini adalah investasi terbesar warga dalam keselamatan, diharapkan mampu mengubah citra “tanjakan maut” menjadi jalur yang ramah dan berkelanjutan bagi pengguna jalan.
Kepala Pekon Margomulyo, Bapak Tugino, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk pertanggungjawaban sosial tertinggi.
”Kegiatan gotong royong ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap keselamatan warga. Kami mengambil langkah drastis dengan menggeser jalur agar tidak ada lagi kejadian serupa di masa mendatang. Jalan yang aman adalah hak dasar setiap warga,” tegas Bapak Tugino.
Hal senada juga diungkapkan oleh Bapak Sarwanto, Sekdes Pekon Sukajaya, yang turut aktif berpartisipasi di lapangan.
“Ini adalah bukti bahwa solidaritas warga adalah modal utama kami. Kami berharap, dengan jalur baru ini, tidak ada lagi air mata yang tumpah di Tanjakan Rewel. Keselamatan warga adalah prioritas yang tak bisa ditawar,” ujar Bapak Sarwanto.
Aksi gotong royong di Tanjakan Rewel ini jauh melampaui sekadar perbaikan fisik; ia menegaskan kembali nilai-nilai persaudaraan dan solidaritas antarwarga. Semangat kebersamaan yang terus dipelihara menjadi fondasi utama dalam membangun Pekon Margomulyo dan Sukajaya yang lebih kuat dan sejahtera.
Pewarta : Hanafi































