Sambas,zonapos.co.id-Kalimantan Barat – Kekhawatiran melanda masyarakat Kabupaten Sambas menyusul perubahan warna air Sungai Sambas Besar yang menguning dan keruh. Kondisi ini, yang telah berlangsung lebih dari dua bulan, menimbulkan keresahan dan tuntutan akan tindakan nyata dari pemerintah daerah.
Almizan, pemerhati sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah, menyoroti lambannya respon Pemerintah Kabupaten Sambas dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mengatasi masalah ini. Meskipun telah dilakukan audiensi di tingkat provinsi, hasilnya belum dipublikasikan secara transparan kepada masyarakat. Lebih memprihatinkan lagi, Pemda Kabupaten Sambas dinilai lamban dalam melakukan pengecekan sampel air dan memberikan informasi resmi kepada masyarakat terkait penyebab dan solusi pencemaran tersebut.
“Sampai hari ini, belum ada kejelasan dari pihak berwenang. Pemda Kabupaten Sambas terkesan melakukan pembiaran,” tegas Almizan. Ia menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi publik yang efektif dari pemerintah untuk meredakan kekhawatiran warga.
Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai sangat khawatir akan dampak buruk pencemaran terhadap aktivitas sehari-hari, terutama ketersediaan air bersih untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK). Mereka menuntut Pemda Kabupaten Sambas segera mengambil langkah konkret, termasuk menelusuri sumber pencemaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai.
Almizan menambahkan bahwa RDP (Rapat Dengar Pendapat) yang telah dilakukan di DPRD Sambas dan tingkat provinsi belum menghasilkan solusi yang terlihat. Ia mendesak pemerintah untuk segera bertindak, mengingat Sungai Sambas Besar dan Sambas Kecil merupakan sumber kehidupan bagi banyak warga.
“Pemerintah harus segera menindaklanjuti hal ini, bukan hanya sebatas rapat dan janji,” pungkas Almizan. Kejelasan dan tindakan nyata dari pemerintah sangat dinantikan oleh masyarakat Sambas yang tengah menghadapi ancaman serius terhadap sumber air bersih mereka.
Sumber : RL4H
Pewarta : *Rinto Andreas































