TANJABBAR, Zonapos.co.id – Di penghujung bulan Muharram 1446 Hijriah, Majelis Taqarrub Ilallah kembali mengadakan pengajian akbar rutin. Kali ini, majelis menghadirkan Tuan Guru Abdul Hakim dari Kuala Tungkal, Sabtu, (03/07/2024) sekitar pukul 20:00 WIB.
Acara tersebut bertempat di kediaman H. Baroq Asngari, RT 8, Desa Gemuruh, Kecamatan Tungkal Ulu, Tanjung Jabung Barat.
Pengajian diawali dengan pembacaan Maulid Simtudduror, dilanjutkan dengan tausiah agama oleh Tuan Guru Abdul Hakim. Dari pantauan jurnalis, terlihat antusiasme yang tinggi dari para jama’ah majelis dalam menghadiri pengajian yang rutin diadakan setiap Sabtu malam. Jama’ah bahkan datang dari beberapa kecamatan di luar Kecamatan Tungkal Ulu, seperti Tebing Tinggi, Batang Asam, dan Merlung.

Dalam tausiahnya, Tuan Guru Abdul Hakim menyampaikan pentingnya memilih teman dalam pergaulan.
“Berteman harus memilih, jangan berteman dengan orang yang tidak menuntun kepada arah kebaikan. Kebaikan apa itu? Yaitu kebaikan dalam hal mendekatkan diri kepada Allah Swt,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga berpesan agar senantiasa ingat bahwa usia manusia umat Rasulullah Muhammad Saw semakin singkat.
“Jadi bagi kita yang usianya sudah mencapai lima puluh tahun, itu artinya sudah semakin dekat dengan ajal dan sudah saatnya berhenti mengejar dunia, karena suksesnya seseorang itu tidak lain karena sudah tercatat di Lauhul Mahfudz,” sambungnya.

Beliau juga menceritakan besarnya pengorbanan istri Rasulullah, Siti Khadijah, dalam membantu menyebarkan agama Islam.
“Kita juga patut berkaca kepada Siti Khadijah yang merupakan pengusaha kaya namun dengan keikhlasan dan keyakinannya rela memberikan seluruh harta yang dimilikinya demi membantu perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam. Karena apa? Karena harta dunia ini hanya titipan Allah, kaya dan miskinnya hamba pun berada dalam ketetapan Allah,” tegasnya.

“Oleh karena itu, mari kita memilih dalam berteman karena teman yang kekal adalah teman di akhirat. Teman di dunia ini hanya sementara, namun jika salah memilih dapat membuat sesal di akhirat kelak,” tutupnya.
Pengajian rutin ini juga dihadiri oleh Camat Tungkal Ulu, Danramil Tungkal Ulu, Ketua MUI Tungkal Ulu, Lurah Pelabuhan Dagang, Kepala Desa Gemuruh, para kyai dan pengasuh pondok pesantren Taman Raja dan Tebing Tinggi, Kepala MTS Soleh Al Mubarok, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Pewarta: Prabowo































