Bengkayang, zonapos.co.id –Kegaduhan kembali terjadi di Desa Sumber Karya, Kabupaten Bengkayang. Masyarakat desa mengaku ditekan oleh oknum terkait distribusi material pembangunan yang diduga tidak sesuai spesifikasi.

Alih-alih menerima sertu sesuai kesepakatan, warga justru menerima campuran sertu dan tanah. Kondisi ini memicu keresahan dan kecurigaan warga terhadap transparansi pengelolaan dana desa.
Dua warga yang enggan disebutkan namanya, berinisial Y dan S, mengungkapkan ancaman yang mereka terima dari seorang sopir yang mengantar material. “Kami diancam akan membayar ganti rugi dua kali lipat jika menolak material tersebut dan tidak membantu pekerjaan,” ungkap Y melalui pesan WhatsApp kepada Zona Pos. Ancaman ini disampaikan dengan nada intimidatif, menciptakan suasana takut dan tekanan bagi warga yang seharusnya menerima bantuan material sesuai standar.
Kejanggalan lainnya, warga mengaku telah menandatangani surat pernyataan di atas materai senilai Rp 10.000,- untuk menerima material yang lengkap. Namun, kenyataan di lapangan jauh berbeda. Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam proses distribusi material pembangunan.
Lebih memprihatinkan lagi, sopir tersebut juga mengancam warga dengan pernyataan, “Jika kalian menolak material ini, kalian akan dilaporkan atau diadukan kepada petugas Kabupaten Bengkayang.” Ancaman ini menimbulkan pertanyaan besar terkait motif di balik penyampaian ancaman tersebut.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius tentang pengawasan dan kinerja tim audit Kabupaten Bengkayang. Kasus serupa yang sebelumnya terjadi seakan dibiarkan tanpa penyelesaian, sehingga memunculkan kembali permasalahan yang sama. Minimnya pengawasan dan lemahnya penegakan hukum diduga menjadi penyebab berulangnya praktik yang merugikan masyarakat ini.
Motif di balik ancaman dan intimidasi yang dilakukan sopir tersebut perlu diusut tuntas. Apakah ada keterlibatan oknum tertentu dalam penyimpangan ini? Perlu adanya investigasi menyeluruh untuk mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan bagi warga Desa Sumber Karya. Masyarakat berharap pihak berwajib segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat.
Pewarta : Yohanes Aya





























