ASAHAN – Zonapos.co.id – Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si, menemui ratusan warga dari Aliansi Masyarakat Empat Kecamatan (AMEK) yang melakukan aksi unjuk rasa di Simpang Gudang, Desa Gedangan, Kecamatan Pulo Bandring, Kamis (12/09/2024).
Masyarakat yang berasal dari Kecamatan Pulo Bandring, Tinggi Raja, Buntu Pane, dan Setia Janji ini menuntut perbaikan segera terhadap Jalan Lintas Kisaran-Bandar Pasir Mandoge yang rusak parah, tepatnya di wilayah Desa Gedangan, Kabupaten Asahan.
Aksi protes yang melibatkan ratusan massa ini berlangsung damai dengan pengawalan ketat dari Polres Asahan dan Satpol PP Asahan. Masyarakat menuntut agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Asahan segera memperbaiki jalan rusak yang selama ini telah menghambat aktivitas warga, terutama dalam sektor ekonomi.
Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Pemkab Asahan, Ir. Oktoni Eriyanto, M.M., menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib. Ia menegaskan bahwa perbaikan Jalan Gedangan merupakan prioritas, mengingat jalur ini menghubungkan Kabupaten Asahan dengan Kabupaten Simalungun.
“Jalan yang rusak ini sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Asahan telah berkoordinasi dengan Bina Marga Provinsi Sumatera Utara di Tanjung Balai untuk mempercepat proses perbaikan. Ada program senilai Rp2,7 triliun yang direncanakan, namun belum terealisasi. Insya Allah, pada bulan Oktober 2024, perbaikan khususnya di jalan Sei Renggas menuju Buntu Pane akan dimulai. Kami akan terus mengawal proses ini bersama masyarakat,” ujar Wakil Bupati Asahan.
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa perbaikan jalan bukan hanya mencakup jalur Gedangan-Buntu Pane, tetapi juga jalur Sidodadi yang kondisinya serupa. Taufik Zainal Abidin berharap masyarakat tetap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah dalam mengawasi proses perbaikan tersebut.
“Jika jalan diperbaiki, perekonomian masyarakat pasti akan tumbuh lebih baik,” tambahnya.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Wakil Bupati dan jajaran Pemkab Asahan, ratusan massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Mereka menyatakan akan terus memantau perkembangan janji perbaikan tersebut.
Pewarta: Afrizal Margolang





























