Sanggau,zonapos.co.id-, Selasa 24/04/2025. Sebuah tower penguat sinyal yang dibangun dengan harapan meningkatkan akses komunikasi warga di wilayah Desa Terati, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau kini justru menjadi sorotan.
Pasalnya, tower tersebut telah bertahun-tahun berdiri namun tidak kunjung difungsikan, dan ironisnya kini hanya menjadi “monumen bisu” yang tidak memberi manfaat apa pun bagi masyarakat.

Warga yang awalnya menyambut pembangunan tower dengan penuh antusias, kini mengungkapkan rasa kecewa dan mempertanyakan asas manfaat dari proyek tersebut.
“Dulu waktu dibangun kami senang, pikirnya jaringan bakal lancar. Tapi kenyataannya sampai sekarang tetap susah sinyal. Tower itu cuma jadi pajangan, seperti monumen saja,” ungkap Tomi (Nama samaran) warga setempat.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah masyarakat yang selama ini mengeluhkan lemahnya jaringan komunikasi. Bahkan, untuk melakukan panggilan telepon atau mengakses internet, sebagian warga masih harus mencari titik tertentu yang memiliki sinyal.
RA salah satu warga setempat ketika di wawancarai awak media ini membenarkan bahwa tower tersebut memang tidak pernah difungsikan sejak selesai dibangun. Tidak ada petugas yang datang untuk perawatan, apalagi pengoperasian”,Ucapnya.
“Kami tidak tahu siapa yang bertanggung jawab. Tidak ada informasi dari pemerintah, dan sampai sekarang masyarakat cuma bisa melihat bangunannya saja tanpa tahu fungsinya untuk apa,” katanya.

Ketiadaan asas manfaat dari infrastruktur ini dinilai sebagai bentuk pemborosan anggaran dan ketidakseriusan dalam perencanaan pembangunan. Beberapa warga bahkan menyebut tower itu sebagai simbol kegagalan proyek komunikasi desa.
Masyarakat berharap pemerintah daerah atau instansi terkait segera turun tangan untuk mengevaluasi dan mengaktifkan kembali tower tersebut, agar infrastruktur yang telah menghabiskan anggaran itu bisa benar-benar memberikan manfaat bagi warga.
Pewarta : Rinto Andreas





























