TANJUNG JABUNG BARAT, Zonapos.co.id – Seorang supir truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) sawit bernama Ari (25) menjadi korban pembegalan di jalan Betara 10, Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Minggu (09/03/2025) sekitar pukul 20.30 WIB.
Menurut informasi dari warga setempat, Ari beruntung berhasil melarikan diri meskipun mengalami luka tusuk di perut serta luka bacok di punggung dan kepala. Namun, ia harus merelakan uang sekitar Rp 10 juta hasil penjualan sawit yang dibawa kabur oleh dua pelaku.
Peristiwa bermula saat korban dalam perjalanan pulang dari PT. CKT, Kecamatan Merlung. Ia sempat berhenti di lokasi kejadian untuk buang air kecil. Saat itu, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekatinya dan meminta uang.
Korban yang mengatakan tidak memiliki uang langsung diserang oleh para pelaku. Salah satu pelaku menusukkan pisau ke bagian perut korban, sementara pelaku lainnya membacok punggung dan kepala korban.
Dalam kondisi terluka, korban kemudian mengambil uang dalam kantong plastik dan menghamburkannya ke tanah, membuat pelaku teralihkan. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk melarikan diri.
“Saya langsung ambil uang di dalam kantong plastik, saya hamburkan, lalu saya lari,” ujar korban.
Korban yang berhasil menyelamatkan diri kemudian mendatangi Klinik Tina di Desa Pematang Lumut untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Tanjabbar, AKBP Agung Basuki, melalui Kasat Reskrim Polres Tanjabbar, AKP Frans Septiawan Sipayung, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di Desa Pematang Buluh,” ujar Frans.
Ia menambahkan bahwa kondisi korban sudah stabil dan diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan. Namun, korban masih dalam keadaan syok, sehingga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.
“Saat ini tim Reskrim Polsek Betara dengan backup dari Satreskrim Polres Tanjabbar tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” tutupnya.
Pewarta: Prabowo





























