JEMBER, Zonapos.co.id – SMA Negeri Balung (SMABA) menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru angkatan 2024/2025.
Acara ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 15 hingga 19 Juli 2024, dengan tema “Kami mendukung anti perundungan di Jawa Timur.”
Salah satu narasumber yang dihadirkan adalah Subaidi, S.Pd.I, M.Pd., Penyuluh Agama Islam dari KUA Balung, yang memberikan pemahaman mendalam tentang dampak pernikahan dini dan pentingnya persiapan sebelum menikah.
Subaidi menekankan bahwa pernikahan dini dapat membawa berbagai konsekuensi negatif bagi pelajar, seperti terhambatnya pendidikan, risiko kesehatan reproduksi, dan ketidakstabilan ekonomi.
“Para siswa hendaknya untuk fokus pada pendidikan dan pengembangan diri guna mencapai kesuksesan di masa depan.” Ujarnya, Selasa, (16/07/2024)

Selain materi tentang pernikahan dini, MPLS SMA Negeri Balung juga diisi dengan berbagai kegiatan lain yang bertujuan untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.
Kegiatan tersebut meliputi pengenalan visi misi sekolah, struktur organisasi, tata tertib sekolah, berbagai ekstrakurikuler yang tersedia, serta edukasi kesehatan reproduksi dan penyalahgunaan Napza dari Puskesmas Balung.
Kepala SMA Negeri Balung, Yuswitas Sari, S.Pd., M.P., menyampaikan harapannya agar para siswa baru dapat mengikuti MPLS dengan penuh semangat dan antusias.
Dirinya berpesan kepada para siswa untuk memanfaatkan masa SMA sebaik mungkin untuk belajar, mengembangkan diri, dan mempersiapkan diri untuk masa depan.
“Kami berharap para siswa dapat mengikuti MPLS ini dengan baik, sehingga mereka bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru dan siap menghadapi tantangan ke depan,” ujar Yuswitas Sari.

MPLS SMA Negeri Balung dengan materi tentang pentingnya mempersiapkan diri sebelum menikah ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan pemahaman yang tepat bagi para siswa baru. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam menekan angka pernikahan dini dan meningkatkan kualitas hidup remaja.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membentuk karakter dan kesiapan siswa untuk menghadapi masa depan dengan lebih baik.
Pewarta: RM/Zoe




































