Bengkayang,zonapos.co.id-, Seorang warga Dusun Laek,Desa Bengkilu, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang meninggal dunia tersambar petir saat sedang pergi ke ladang untuk gotong royong,Rabu 09 Oktober 2024 jam 16:00 Wib.

Adapun kejadiannya di ladang padi Mirati di Dusun Laek Desa Bengkilu Kec Tujuh Belas Kab. Bengkayang, korban meninggal diakibatkan sambaran petir.
Adapun identitas korban yang meninggal dunia tersambar petir.
Identitas Korban
– Nama : Patrisia Yulinas
– Ttl : Angkamu, 26 November 1977
– Agama : Katolik
– Pekerjaan : Petani/Pekebun
– Jenis Kelamin : Perempuan
– Alamat : Dsn. Laek Rt/Rw: 004/001, Desa Bengkilu Kec Tujuh Belas Kab. Bengkayang
Sementara untuk identitas Saksi – Saksi :
1. Nama : Mirati
– Ttl : Laek, 11 Oktober 1983
– Jenis Kelamin : Perempuan
– Agama. : Katolik
– Pekerjaan : Mengurus rumah tangga
– Alamat : Dsn Laek Rt/Rw: 001/001, Desa Bengkilu Kec. Tujuh Belas Kab Bengkayang
2. Nama : Iwan
– Ttl : Laek, 27 Desember 1984
– Jenis Kelamin : Laki-laki
– Agama. : Kristen
– Pekerjaan : Petani/pekebun
– Alamat : Dsn Laek Rt/Rw: 004/001, Desa Bengkilu Kec. Tujuh Belas Kab Bengkayang
3. Nama : Ernawati
– Ttl : Laek, 11 Oktober 1991
– Jenis Kelamin : Perempuan
– Agama. : Kristen
– Pekerjaan : Petani/pekebun
– Alamat : Dsn Laek Rt/Rw: 004/001, Desa Bengkilu Kec. Tujuh Belas Kab Bengkayang
Pada hari Rabu tanggal 09 Oktober 2024, korban bersama 3 orang lainnya pergi ke ladang Mirati untuk gotong royong, sekira pukul 15.45 Wib, terjadi hujan lebat disertai petir sehingga korban bersama 5 orang lainnya berteduh di bawah pohon sengon yang berada di Kebun Mirati di kebun yang berada di Dusun Laek Desa Bengkilu, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang yang mana pada saat beristirahat tersebut terjadi hujan deras disertai dengan petir.
Dan pada saat itu tiba-tiba petir menyambar pohon sengon tersebut yang mengakibatkan korban terkena sambaran petir sementara rekan-rekan korban berlari menyelamatkan diri.
Selanjutnya atas kejadian tersebut rekan-rekan korban melihat bahwa korban sudah tergeletak sehingga rekan-rekan korban sebagian berusaha menolong korban dan sebagian lagi pergi memberitahukan kepada warga di kampung.
Setelah itu warga pergi ke tempat kejadian dan membawa korban menggunakan tandu untuk dibawa pulang ke rumah duka, sesampainya dirumah duka korban di periksa oleh bidan desa dan menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.
Pewarta : NAL






































