ASAHAN, Zonapos.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pujakesuma ke-44 sekaligus Pelantikan masa Bhakti 2024-2028, DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Asahan menggelar pesta rakyat yang meriah di Lapangan Hoki Kisaran, Kamis (22/08/2024).
Acara ini tidak hanya diisi dengan hiburan, tetapi juga berbagi kebahagiaan melalui pembagian ratusan paket sembako kepada masyarakat.
Kemeriahan acara ditambah dengan penampilan spesial dari Suci KDI yang memeriahkan panggung dengan Dangdut Koplo, serta Tari Kolosal Kuda Kepang. Tak ketinggalan, ada juga kegiatan Bhakti Sosial yang mempererat tali silaturahmi di tengah-tengah masyarakat.
Untuk memeriahkan suasana, panitia menyediakan hadiah spesial, mulai dari paket Umroh, sepeda motor, sepeda gunung, hingga peralatan rumah tangga seperti kulkas, kipas angin, dan dispenser.

Acara ini akan dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM, Wakapolri Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH, yang juga Pembina Pujakesuma, Ketua Umum DPP Pujakesuma Eko Sopianto, SE, PJ. Gubernur DR. Drs. H. Ahmad Fatoni, M.Si, serta Bupati Asahan, H. Surya, B.Sc yang turut hadir sebagai Pembina DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Asahan.
Ketua DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Asahan, Rianto, SH, MAP, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur dan upaya menjaga silaturahmi, tidak hanya di internal Pujakesuma tetapi juga dengan masyarakat luas, khususnya di Asahan.
“Ini adalah bentuk rasa syukur dan silaturahmi serta upaya melestarikan budaya etnis Jawa, khususnya di Asahan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Rianto juga mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk hadir dan menikmati berbagai hiburan tradisional, seperti Dangdut Koplo dan Tarian Jatilan, Gejruk, serta Reog yang akan dibawakan oleh 35 grup Kuda Kepang dari seluruh Asahan. “Acara ini gratis dan terbuka untuk umum,” tambahnya.
Senada dengan Rianto, Sekretaris DPD PKB Pujakesuma Asahan, Sumantri, SH, MH, menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat terus menjaga silaturahmi dan melestarikan budaya. Ia juga menegaskan bahwa acara ini murni untuk silaturahmi dan Bhakti Sosial, tanpa ada kaitannya dengan proses Pilkada baik di Provinsi Sumut maupun di Asahan.
“Ini murni silaturahmi dengan masyarakat Asahan dan Bhakti Sosial, tidak ada kaitannya dengan Pilkada,” tegas Sumantri.
Pewarta: Sirait



































