SITUBONDO, Zonapos.co.id – Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Cangkreng di Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 dengan besar anggaran Rp. 576.263.160,- tengah menjadi sorotan publik. Proyek ini menjadi viral setelah pemberitaan mengenai pelaksanaannya menyebar luas.
Agus Ari, Direktur CV. Berlian Jaya Sejati yang bertanggung jawab atas proyek ini, menyatakan bahwa pelaksanaan pekerjaan telah berjalan dengan baik dan sesuai spesifikasi yang ditetapkan.
“Sebelumnya saya sudah meminta hak jawab atas pemberitaan tersebut, sudah saya sampaikan namun belum ada tanggapan hingga sekarang,” ujarnya kepada media Zonapos di kantor ASKONAS pada Sabtu, (01/06/2024).

Agus Ari menepis tuduhan dalam pemberitaan yang menyebutkan bahwa seorang dengan inisial FR menyatakan pekerjaan tidak menggunakan mesin molen.
“Itu tidak benar adanya. Karena sebenarnya di lapangan sudah menggunakan mesin molen bahkan ada dua mesin molen di lokasi. Hal inilah yang menimbulkan persepsi yang kurang baik di mata Dinas terkait maupun masyarakat. Seharusnya inisial FR konfirmasi dulu ke saya agar tidak menimbulkan berita hoaks,” tegasnya.
Selain itu, Agus Ari juga membantah penggunaan bahan material batu bekas dalam proyek tersebut.
“Penggunaan bahan material batu bekas juga tidak benar adanya, karena untuk bahan material kami menggunakan batu baru bukan bekas galian. Selain itu, untuk kelengkapan keselamatan kerja atau K3, kami sudah melengkapi dengan helm dan rompi untuk setiap pekerja. Jadi saya bicara fakta dan itu semua ada dokumentasinya,” jelasnya
“Kalaupun ada pekerja yang tidak memakai kelengkapan K3 atau tidak menggunakan mesin molen, mungkin mereka sedang beristirahat sejenak,” tambahnya
Agus Ari merasa dirugikan dengan adanya pemberitaan yang menurutnya tidak akurat, karena dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.
“Pemberitaan seperti ini sangat merugikan kami karena menimbulkan persepsi yang kurang baik di masyarakat,” tutupnya
Pewarta: Sigit






































