BONDOWOSO, Zonapos.co.id – Berita duka menyelimuti warga Bondowoso dengan meninggalnya Sri Wahyuni, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Kluncing Barat, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso.
Sri Wahyuni terbaring di salah satu rumah sakit di Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum akhirnya meninggal dunia pada tanggal 1 Mei 2025 pukul 14.33 waktu setempat.
Informasi yang diterima dari pihak rumah sakit Selayang, Selangor, menyebutkan bahwa Sri Wahyuni meninggal karena sepsis with failure multiorgans failure. Kabar ini tentu mengejutkan keluarga dan masyarakat Bondowoso yang berupaya memberikan dukungan dalam proses penanganan dan pemulangan jenazah ke tanah air.
Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Bondowoso segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi intensif bersama keluarga Sri Wahyuni dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bondowoso.
Koordinasi tersebut mencapai kesepakatan tertulis yang disaksikan langsung oleh pihak SBMI Bondowoso dan Dinas Tenaga Kerja Bondowoso pada hari Jumat, 2 Mei 2025, pukul 13.00 WIB, di kantor Disnaker Bondowoso.
Kepala Desa Sukorejo juga turut memastikan kesepakatan tersebut secara tertulis, menyetujui pemakaman Sri Wahyuni di tanah pekuburan Islam Kampung Changkat Gombak, Selangor.
Keabsahan proses pemulangan dan pemakaman Sri Wahyuni juga telah disahkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, melalui surat pencatatan kematian bernomor 007/SBPM-KL/0525/04.
“Peristiwa ini memberikan catatan penting bagi warga Bondowoso yang berencana menjadi PMI untuk mematuhi prosedur resmi demi memastikan perlindungan dan pendampingan yang lebih baik dari pihak terkait, termasuk SBMI Bondowoso, dalam situasi darurat atau kematian di luar negeri.” tutur salah satu angota SBMI Bondowoso.
Pewarta: Multazam





























