BONDOWOSO, Zonapos.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperingati 77 tahun Tragedi Gerbong Maut dengan upacara yang khidmat di halaman Kantor Sekretariat Pemkab, Sabtu (23/11/2024). Upacara yang mengusung tema “Teladani Jiwa Perjuangan Pahlawanmu” ini diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, ASN, dan pelajar.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Pj. Bupati Bondowoso, Muhammad Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., CIPA, menekankan pentingnya semangat perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tragedi ini bukan sekadar bagian dari sejarah kelam, tetapi simbol keberanian dan pengorbanan tanpa batas para pahlawan kita. Mari kita jadikan semangat ini sebagai pendorong dalam membangun Bondowoso yang lebih baik,” ujar Hadi Wawan dalam amanatnya.
Upacara ini dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah, perwakilan Forkopimda, kepala OPD, serta para veteran yang turut merasakan getirnya perjuangan masa lalu. Rangkaian kegiatan meliputi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, doa bersama untuk para pahlawan yang gugur dalam perjalanan tragis dari Bondowoso ke Surabaya pada 23 November 1947, serta pembacaan sejarah singkat Tragedi Gerbong Maut.
Dalam tragedi tersebut, ratusan pejuang yang ditawan diangkut menggunakan gerbong tertutup tanpa ventilasi yang layak, menyebabkan banyak korban jiwa akibat kelelahan, dehidrasi, dan kekurangan oksigen. Kini, Monumen Gerbong Maut berdiri di Bondowoso sebagai pengingat bagi generasi penerus untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Pj. Bupati mengajak masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai momentum memperkuat jiwa nasionalisme dan semangat persatuan.
“Melalui karya nyata, semangat membangun daerah, dan menjaga persatuan, kita melanjutkan perjuangan para pahlawan,” tutupnya.
Peringatan Tragedi Gerbong Maut tahun ini menjadi refleksi mendalam bagi seluruh masyarakat Bondowoso akan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan dan semangat kebersamaan demi masa depan yang lebih baik.
Pewarta: Andre



































