PRINGSEWU, Zonapos.co.id–
“Kepemimpinan bukanlah sekadar menduduki kursi singgasana, melainkan kesediaan menjadi akar yang menguatkan dan peneduh yang mengayomi. Selamat atas amanah yang terukir di pundak Saudara Dawud. Semoga di tangan dinginnya, Pasir Ukir bukan lagi sekadar nama, melainkan sebuah simfoni kemajuan di mana aspirasi warga mengalir jernih laksana sungai, dan kemakmuran tumbuh subur merawat harapan.”
Untaian kalimat puitis tersebut meluncur dari Hayat, Ketua Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Pringsewu, sebagai bentuk apresiasi atas terpilihnya Dawud sebagai Kepala Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, dalam pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW), Senin (22/12/2025).
Tak hanya memberikan ucapan selamat, lembaga ASWIN yang dinakhodainya pun menyatakan kesiapan untuk mengawal kepemimpinan baru ini.
“Lembaga ASWIN Pringsewu siap mendukung dan menjalin hubungan kemitraan yang sehat. Kami berkomitmen berjalan beriringan demi menciptakan roda pemerintahan yang bersih dan sehat, guna memajukan pembangunan di Pekon Pasir Ukir,” tegas Hayat dengan penuh komitmen.
Aroma tanah basah setelah hujan di Kecamatan Pagelaran seolah menjadi saksi bisu lahirnya era baru. Di bawah langit Pringsewu, suara rakyat akhirnya melabuhkan mandatnya kepada nomor urut 3, Bapak Dawud. Dalam pesta demokrasi yang berlangsung khidmat, Dawud berhasil meraup dukungan mayoritas sebanyak 276 suara.
Angka tersebut mengukuhkan posisinya di atas dua rival lainnya. Nomor urut (1), Darwis Ekalaya, SE, yang juga berkompetisi dengan gigih, meraih 211 suara, sementara nomor urut (2), Sutoyok mengumpulkan 44 suara. Kemenangan Dawud bukan sekadar angka di atas kertas plano, melainkan representasi harapan warga akan keberlanjutan martabat desa mereka.
Sejak fajar menyingsing, warga tampak memadati area pemungutan suara dengan antusiasme yang tertib. Meski kompetisi terasa hangat, suasana tetap kondusif, membuktikan bahwa kedewasaan berpolitik telah mengakar kuat di Bumi Jejama Secancanan.
Kini, setelah tabulasi suara berakhir dan sorak-sorai mereda, tantangan nyata menanti di pundak sang pemenang. Dawud diharapkan mampu merangkul kembali seluruh elemen masyarakat, menjahit kembali perbedaan yang sempat muncul, dan membawa Pekon Pasir Ukir menuju masa depan yang lebih gemilang.
Pewarta : Hanafi











