JEMBER, Zonapos.co.id – Sebanyak tujuh mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kabupaten Jember mengadakan kunjungan ke Desa Kemiri dan Desa Suci hari ini. Mereka memberikan bantuan makanan tambahan berupa puding jagung secara gratis dalam upaya menurunkan angka stunting di dua desa tersebut. Selasa, (24/09/2024).
Sebelum pelaksanaan kegiatan, dilakukan pendataan untuk mengetahui jumlah stunting di masing-masing desa. Koordinasi telah dilakukan dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas Panti, serta bidan desa yang bertugas.
7 Nama Mahasiswa yang ikut melakukan giatan ini diantaranya 1. Yudha Restu, 2. Fizal Afandi, 3. Dikdo Ainun Maulana, 4. Siti Roisa, 5. Marshanda Anastasya, 6. Eky Wulan Agustin, 7. Putri Nada Siti Jamila. Mahasiswa tersebut telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan puskesmas panti serta bidan desa yang bertugas.

Eky Wulan Agustin, salah satu mahasiswi yang terlibat, menyampaikan optimisme terhadap program ini.
“Kami berharap pemberian makanan tambahan dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka stunting di Desa Kemiri meskipun kami menyadari bahwa ini adalah langkah awal dalam menyelesaikan permasalahan tersebut,” ujarnya.
Dikdo Ainun Maulana menegaskan bahwa program ini menjadi fokus utama bagi tim mahasiswa.
“Kami memiliki komitmen untuk menurunkan angka stunting di Desa Kemiri dan Desa Suci. Pemetaan awal telah kami lakukan dengan kerja sama bidan desa, kader Posyandu, dan perangkat desa,” jelas Dikdo.
Selama kegiatan edukasi, mahasiswa tidak hanya membagikan puding jagung secara gratis, tetapi juga mengajarkan cara pengolahan makanan tersebut. Mereka juga berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan laut dan kacang-kacangan.

Pemerintah Desa Kemiri berharap agar program ini dapat berkelanjutan dan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa yang terlibat. Mereka juga berharap agar mahasiswa dapat melanjutkan kontribusinya setelah lulus nanti.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata dari keterlibatan mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu dan memahami nilai-nilai lokal di masyarakat. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi contoh positif bagi upaya-upaya serupa di masa depan.
Pewarta: Nurul



































