• DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
Selasa, 17 Maret 2026
  • Login
  • Register
Zonapos
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Zonapos
No Result
View All Result
Home Advertorial Bengkayang

Lemahnya Literasi-Numerasi Terbongkar, Pemerintah Dorong Perubahan Total Pola Belajar

Rinto Andreas by Rinto Andreas
12 Februari 2026
in Bengkayang, Kalimantan Barat, Pemerintahan, Pendidikan
0
360
VIEWS

Bengkayang,zonapos.co.id,– Hasil rata-rata nasional Tes Kemampuan Akademik (TKA) mengungkap fakta bahwa kemampuan literasi dan numerasi peserta didik Indonesia masih jauh dari harapan. Sejak 2022 hingga 2025, capaian tersebut dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan.

Rata-rata nilai matematika nasional tercatat masih berada di bawah angka 5, yakni sekitar 4,8. Sementara capaian Bahasa Inggris bahkan lebih rendah. Mata pelajaran yang relatif lebih baik hanya Bahasa Indonesia, meski tetap belum mencapai standar ideal.

“Kalau disimpulkan, kemampuan akademik anak-anak kita di level SMA dan SMK masih jauh dari harapan,” ungkap narasumber dalam kegiatan pendidikan di Bengkayang.

Ia menjelaskan, desain soal TKA ke depan dibuat menyerupai model soal Programme for International Student Assessment (PISA), namun dengan tingkat kesulitan lebih rendah. Perubahan ini dilakukan karena selama ini pola pembelajaran di sekolah dinilai terlalu deskriptif dan berbasis hafalan, sehingga kurang melatih kemampuan analitis dan berpikir kritis siswa.

“Selama ini pendekatannya lebih banyak hafalan. Padahal yang kita butuhkan adalah kemampuan analisis dan berpikir kritis,” ujarnya.

Pada April mendatang, TKA juga akan digelar untuk jenjang SMP dan SD. Pemerintah berharap hasilnya lebih baik, namun menekankan bahwa perbaikan tidak cukup hanya dengan doa, melainkan harus dibarengi upaya nyata dari sekolah dan orang tua.

Orang tua diminta aktif mendampingi anak memanfaatkan gawai untuk mengakses simulasi soal TKA yang tersedia di laman resmi Kementerian Pendidikan. Penggunaan handphone diharapkan lebih diarahkan untuk belajar daripada sekadar bermain gim daring.

“Tolong dampingi anak-anak kita. Gunakan handphone untuk latihan simulasi TKA, bukan hanya untuk bermain,” tegasnya.

Pelaksanaan TKA tahun ini bersifat pilihan, tidak wajib, dan tidak menentukan kelulusan. Namun kebijakan ini diambil sebagai respons atas kritik bahwa Indonesia belum memiliki standar kemampuan akademik nasional yang terukur. TKA diterapkan untuk kelas 6, 9, dan 12 sebagai alat ukur kemampuan individual siswa.

Selain mendorong perubahan pola belajar, pemerintah juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Tahun ini, lebih dari 16 ribu sekolah akan direvitalisasi, dan jumlah tersebut diarahkan untuk dilipatgandakan hingga mencapai sekitar 60 ribu sekolah.

Di sisi lain, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terus diperluas. Pemerintah menargetkan seluruh satuan pendidikan, termasuk ibu hamil dan menyusui, akan menerima manfaat program tersebut paling lambat akhir tahun ini, dengan total penerima diproyeksikan mencapai lebih dari 82 juta orang.

Program ini dinilai penting mengingat hasil survei sebelumnya menunjukkan sekitar 60 persen anak Indonesia berangkat ke sekolah dalam kondisi belum sarapan. Kondisi tersebut berpengaruh besar terhadap konsentrasi dan daya serap pembelajaran di kelas.

“Bagaimana anak bisa fokus belajar kalau datang ke sekolah dalam keadaan lapar? Ini persoalan mendasar yang harus kita selesaikan,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Yohanes Aya

Editor : Rinto Andreas

Previous Post

Ironi Toilet di SDN 1 Kanoman: Aroma Pungli di Balik Dalih Pembangunan

Next Post

Viral Diberita Tim Kemensos Datangi Rumah Wakiah Yang Tidak Layak Huni Beri bantuan

Rinto Andreas

Rinto Andreas

Next Post

Viral Diberita Tim Kemensos Datangi Rumah Wakiah Yang Tidak Layak Huni Beri bantuan

Pemkab Bondowoso

E-Katalog Versi 6 (Inaproc)

Kabupaten Pesibar

  • Muhammad Edo Korban Penusukan

    Taman Raja Berduka Satu Orang Warganya Meninggal Ditempat Setelah Di Serang Orang Tidak Dikenal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Repy Tenggelam Setelah Terjun Dari Jembatan Sungai Pengabuan Pelabuhan Dagang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Lagi Korban Penyalahguna Narkotika Dievakuasi ke RSJ Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp. 111 Juta Lebih, Insentif RT dan RW di Desa Poncokusumo Belum Dibayar, Alasan ADD Tahap Pertama Tidak Mencukupi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Bupati Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Muslim di Daerah Minoritas

17 Maret 2026

Wakil Bupati Batu Bara Hadiri Sidang Paripurna Hari Jadi ke-80 Tahun Kabupaten Asahan

17 Maret 2026

Hangatnya Berbagi, PT DIB Nusantara Media Tebar Kepedulian di Bulan Suci

16 Maret 2026

Bupati Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Muslim di Daerah Minoritas

17 Maret 2026
350

Wakil Bupati Batu Bara Hadiri Sidang Paripurna Hari Jadi ke-80 Tahun Kabupaten Asahan

17 Maret 2026
352

Hangatnya Berbagi, PT DIB Nusantara Media Tebar Kepedulian di Bulan Suci

16 Maret 2026
354

Kapolsek Teriak Imbau Warga Tidak Panik, Stok BBM di SPBU Dungkan Dipastikan Aman

16 Maret 2026
403

Pastikan Pasokan Aman, Kapolres Bengkayang Turun Langsung ke SPBU Bengkayang

16 Maret 2026
351

Jelang Lebaran 2026, Bapanas dan Tim Gabungan Sidak Pasar Cisoka Pastikan Stok Pangan Aman

16 Maret 2026
351

Bupati Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Muslim di Daerah Minoritas

Wakil Bupati Batu Bara Hadiri Sidang Paripurna Hari Jadi ke-80 Tahun Kabupaten Asahan

Hangatnya Berbagi, PT DIB Nusantara Media Tebar Kepedulian di Bulan Suci

Kapolsek Teriak Imbau Warga Tidak Panik, Stok BBM di SPBU Dungkan Dipastikan Aman

Pastikan Pasokan Aman, Kapolres Bengkayang Turun Langsung ke SPBU Bengkayang

Jelang Lebaran 2026, Bapanas dan Tim Gabungan Sidak Pasar Cisoka Pastikan Stok Pangan Aman

Pos-pos Terbaru

  • Bupati Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Muslim di Daerah Minoritas
  • Wakil Bupati Batu Bara Hadiri Sidang Paripurna Hari Jadi ke-80 Tahun Kabupaten Asahan
  • Hangatnya Berbagi, PT DIB Nusantara Media Tebar Kepedulian di Bulan Suci
  • Kapolsek Teriak Imbau Warga Tidak Panik, Stok BBM di SPBU Dungkan Dipastikan Aman
  • Pastikan Pasokan Aman, Kapolres Bengkayang Turun Langsung ke SPBU Bengkayang
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI

© 2021 zonapos.co.id

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup

© 2021 zonapos.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In