• DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
Senin, 13 April 2026
  • Login
  • Register
Zonapos
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Zonapos
No Result
View All Result
Home Hukum

Kualitas Infrastruktur di Situbondo Disorot, LBH Cakra Tuding Ada Ketidaktransparanan dan Dugaan Kolusi

Admin by Admin
22 Oktober 2024
in Hukum
0
354
VIEWS

SITUBONDO, Zonapos.co.id – Kualitas infrastruktur di Kabupaten Situbondo kembali menjadi perbincangan hangat. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakra (Cahaya Keadilan Rakyat) Situbondo menduga adanya ketidaktransparanan dan potensi kolusi dalam proses pengadaan proyek infrastruktur yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPP) Kabupaten Situbondo.

Berdasarkan laporan masyarakat dan hasil pemantauan lapangan yang dilakukan LBH Cakra, sejumlah proyek infrastruktur di Situbondo menunjukkan kualitas yang dipertanyakan. Jalanan cepat rusak, jembatan publik mengalami keretakan, hingga material bangunan yang tidak sesuai spesifikasi.

“Masyarakat mulai resah dengan kondisi infrastruktur yang rusak dalam waktu singkat. Kami menduga ada permainan dalam pengadaan dan pelaksanaan proyek,” ungkap Nofika Syaiful Rahman, yang akrab disapa Opek, Ketua LBH Cakra Situbondo, saat diwawancarai. Selasa (22/10/2024)

Dalam keterangannya, LBH Cakra mengungkapkan beberapa poin yang menimbulkan kecurigaan serius terkait pengadaan proyek infrastruktur di Situbondo:

  1. Minimnya Transparansi: Proses tender, pemilihan rekanan, hingga pengawasan proyek dinilai tertutup. Akses informasi mengenai detail proyek, anggaran, dan progres pelaksanaan sangat minim, sehingga publik tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai proyek-proyek yang sedang berlangsung.
  2. Dugaan Kolusi: LBH Cakra mencurigai adanya hubungan istimewa antara Dinas PUPP dengan beberapa rekanan tertentu. Menurut Opek, ada beberapa perusahaan rekanan yang terus mendapatkan proyek meskipun kualitas pekerjaan mereka dipertanyakan. Dugaan ini semakin kuat dengan adanya indikasi proyek yang tidak sesuai standar tetapi tetap disetujui.
  3. Pengawasan Lemah: Fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Dinas PUPP dinilai tidak efektif. Pengawasan yang lemah ini dinilai memungkinkan kesalahan dan kecurangan dalam pelaksanaan proyek lolos dari pengamatan. Akibatnya, banyak proyek yang dilaksanakan tanpa sesuai spesifikasi teknis, yang berdampak pada kerusakan cepat infrastruktur.

Kondisi infrastruktur yang rusak dinilai semakin membebani masyarakat. Jalan raya yang berlubang dan bangunan publik yang rapuh dianggap mengancam keselamatan dan kenyamanan warga. LBH Cakra menilai, kegagalan infrastruktur tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan proyek tidak dilakukan secara profesional dan cenderung diwarnai praktik curang.

“Infrastruktur yang berkualitas sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kondisi yang kita saksikan sekarang sangat disayangkan dan berpotensi merugikan masyarakat luas,” tegas Opek.

Menanggapi situasi ini, LBH Cakra mendesak agar Dinas PUPP Kabupaten Situbondo segera mengambil langkah serius untuk memperbaiki kondisi ini. Beberapa tuntutan yang diajukan antara lain:

  1. Meningkatkan Transparansi: LBH Cakra meminta Dinas PUPP untuk membuka akses informasi publik terkait proyek secara detail, termasuk anggaran, rekanan yang terlibat, dan progres pelaksanaan proyek. Selain itu, mereka mendesak agar masyarakat dan media dilibatkan dalam proses pengawasan.
  2. Pengawasan Ketat: Dinas PUPP diminta untuk membentuk tim pengawas independen yang profesional guna memantau setiap proyek infrastruktur. Hal ini dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi dan tidak ada pelanggaran.
  3. Tindakan Tegas terhadap Korupsi: LBH Cakra menuntut agar pihak yang terlibat dalam praktik kecurangan dan korupsi ditindak tegas tanpa pandang bulu.

LBH Cakra berharap agar Dinas PUPP Kabupaten Situbondo merespon tuntutan ini dengan serius dan tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat. Mereka juga mengajak media dan lembaga terkait untuk turut mengawal serta memberikan tekanan kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab, agar kualitas proyek infrastruktur di Situbondo dapat diperbaiki dan sesuai dengan harapan masyarakat.

“Ini bukan hanya soal fisik bangunan, tapi tentang kesejahteraan dan keselamatan warga Situbondo. Kami berharap ada perubahan nyata dalam pengelolaan proyek infrastruktur di daerah ini,” tutup Opek.

Pewarta: Sigit

Previous Post

Satpol PP Bondowoso dan Bea Cukai Jember Gencar Sosialisasikan Larangan Rokok Ilegal

Next Post

Peringatan HSN Ribuan Santri Pakuhaji Ramaikan Liga Santri dan Berbagai Lomba

Admin

Admin

Next Post

Peringatan HSN Ribuan Santri Pakuhaji Ramaikan Liga Santri dan Berbagai Lomba

Pemkab Bondowoso

E-Katalog Versi 6 (Inaproc)

  • Muhammad Edo Korban Penusukan

    Taman Raja Berduka Satu Orang Warganya Meninggal Ditempat Setelah Di Serang Orang Tidak Dikenal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Repy Tenggelam Setelah Terjun Dari Jembatan Sungai Pengabuan Pelabuhan Dagang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Lagi Korban Penyalahguna Narkotika Dievakuasi ke RSJ Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp. 111 Juta Lebih, Insentif RT dan RW di Desa Poncokusumo Belum Dibayar, Alasan ADD Tahap Pertama Tidak Mencukupi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Jawa Timur

PJI Nganjuk Semarakkan HUT ke-1089, Perkuat Sinergi dan Peran Strategis Pers

by Rinto Andreas
13 April 2026
0
352

Nganjuk,zonapos.co.id,— Semangat kebersamaan dan kekompakan mewarnai peringatan Hari Jadi ke-1089 Kabupaten Nganjuk yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis...

Read more

Budi Arie Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhamad Sholeh Pimpin Projo Jatim

13 April 2026
351

​Sikap Gentel! Kabirudin Siap Bayar Pajak Eks HGB No. 64 ke Pemkab Melawi

12 April 2026
369

Tolak Dana Hibah 2026, Ciwanadri Melawi Pilih Fokus Pembenahan Internal dan Jaga Independensi

12 April 2026
354

Kelang Judi Sabung Ayam Tetap Exist di Dusun Rumbih Keranji Meski Sudah Diberantas TNI-Polri, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

12 April 2026
390
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Muhammad Edo Korban Penusukan

Taman Raja Berduka Satu Orang Warganya Meninggal Ditempat Setelah Di Serang Orang Tidak Dikenal

1 Mei 2024
Camat Tungkal Ulu, Lurah Pelabuhan Dagang Ikut Dalam Pencarian Korban Tenggelam

Repy Tenggelam Setelah Terjun Dari Jembatan Sungai Pengabuan Pelabuhan Dagang

27 Mei 2024

Satu Lagi Korban Penyalahguna Narkotika Dievakuasi ke RSJ Jambi

20 Januari 2026

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

31 Juli 2025
Foto: Samsul Muliyo Kepala Desa Poncokusumo

Rp. 111 Juta Lebih, Insentif RT dan RW di Desa Poncokusumo Belum Dibayar, Alasan ADD Tahap Pertama Tidak Mencukupi

2 September 2024

Polres Tanjab Barat Akhirnya Hentikan Perkara Pembunuhan Di Taman Raja

12 Mei 2024

Keluarga Korban Telapor Pinta Pihak Polres Asahan Usut Tuntas PT AKA  Cabang Kisaran

31 Agustus 2024

Kecelakaan Maut Di Desa Tanjung Tayas,  Satu Orang Meninggal Di Tempat

19 Mei 2024

Dua Kepala Desa di Bengkayang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi APBDes, Ditahan 40 Hari di Rutan

3

Polres Sanggau Pastikan Keamanan Ibadah Minggu, Umat Gereja di Kota Sanggau Jalankan Ibadah dengan Khidmat dan Nyaman

1

“Miris! Postu Desa Sumber Karya Bengkayang Rusak Parah, Warga Tak Punya Akses Kesehatan Layak”

1

Hadirkan H. Suyitno Direktur PTKIS Kemenag RI, STIT Togo Ambarsari Komitmen Tingkatkan SDM Kampus

0

Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag. MA. Ph.D., Lakukan Pembinaan Tata Kelola Kepada Civitas Akademik STIT Togo Ambarsari Bondowoso

0

STIT Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Studium General Bersama Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag, MA,. Ph.D, Rektor UINSA Surabaya

0

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Togo Ambarsari Bondowoso, Gelar Workshop Kurikulum Kampus Merdeka

0

MWC NU KECAMATAN WONOSARI, GELAR KONFERENSI KE-7 DI PONDOK PESANTREN DARUT THALABAH DESA SUMBERKALONG

0

PJI Nganjuk Semarakkan HUT ke-1089, Perkuat Sinergi dan Peran Strategis Pers

13 April 2026

Budi Arie Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhamad Sholeh Pimpin Projo Jatim

13 April 2026

​Sikap Gentel! Kabirudin Siap Bayar Pajak Eks HGB No. 64 ke Pemkab Melawi

12 April 2026

Tolak Dana Hibah 2026, Ciwanadri Melawi Pilih Fokus Pembenahan Internal dan Jaga Independensi

12 April 2026

Kelang Judi Sabung Ayam Tetap Exist di Dusun Rumbih Keranji Meski Sudah Diberantas TNI-Polri, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

12 April 2026

Investigasi PETI Di Kapuas Hulu Ungkap Dugaan Setoran Ke Oknum APH. Tambang Ilegal Beroperasi Terbuka Tanpa Penindakan Tegas

12 April 2026

Serap Aspirasi Masyarakat Warga Krendang, Bersama Anggota Komisi III DPR RI.

12 April 2026

Halal Bihalal dan HUT ke-52 PPNI Jember, Perawat Perkuat Sinergi Dukung Program Kesehatan Daerah

11 April 2026

PJI Nganjuk Semarakkan HUT ke-1089, Perkuat Sinergi dan Peran Strategis Pers

Budi Arie Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhamad Sholeh Pimpin Projo Jatim

​Sikap Gentel! Kabirudin Siap Bayar Pajak Eks HGB No. 64 ke Pemkab Melawi

Tolak Dana Hibah 2026, Ciwanadri Melawi Pilih Fokus Pembenahan Internal dan Jaga Independensi

Kelang Judi Sabung Ayam Tetap Exist di Dusun Rumbih Keranji Meski Sudah Diberantas TNI-Polri, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Investigasi PETI Di Kapuas Hulu Ungkap Dugaan Setoran Ke Oknum APH. Tambang Ilegal Beroperasi Terbuka Tanpa Penindakan Tegas

Link Dewan Pers

PT. Suara Siber Indonesia

  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI

© 2021 zonapos.co.id

No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Banyuwangi
    • Batu Bara
    • Tanjabbarat
    • Bondowoso
    • Cukai
    • DPR
    • Kota Malang
    • Pesisir Barat
    • Bengkayang
    • Kab. Malang
    • Pringsewu
    • Bengkayang
    • Tanggamus
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosbud
  • Hukum
    • Kriminal
  • TNI-POLRI
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Gaya Hidup

© 2021 zonapos.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In