ASAHAN, Zonapos.co.id – Kepala Desa Pondok Bungur Jaka Maulana S.sos diduga gelapkan Dana BUMDES dan Dana Karang Taruna, desa pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan.
Kepala Desa Pondok Bungur, Jaka Maulana S.sos, kini tengah menjadi sorotan tajam setelah dugaan penyelewengan Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Dana Karang Taruna Desa Pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan mencuat ke publik.
Masyarakat Desa Pondok Bungur, yang semakin resah dengan kondisi pembangunan yang mandek dan alokasi dana yang tak kunjung jelas, mulai angkat bicara.
Beberapa tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kepemimpinan Jaka Maulana.
“Sejak kepemimpinan beliau, tidak ada kemajuan yang signifikan. Dana BUMDES dan Karang Taruna yang seharusnya digunakan untuk memajukan desa malah menguap entah ke mana,” ujar salah satu tokoh masyarakat kepada wartawan pada Senin (26/08/2024).
Menurut informasi yang dihimpun, gaji anggota PKK Desa Pondok Bungur yang dipimpin oleh istri Kepala Desa juga belum tersalurkan dengan baik. Hal ini mengecewakan banyak ibu-ibu PKK yang akhirnya ada yang memilih untuk mundur dari posisi mereka.
“Sektor pembangunan terbengkalai, dan berbagai dana untuk lembaga desa seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan lainnya sering kali terlambat atau terbengkalai karena kepala desa,” tambahnya.
“Setahu kami dana tersebut sering diambil oleh Kepala Desa Jaka Maulana bersama bendahara desa Amir Husni, namun sampai sekarang tidak jelas kemana arah dana-dana tersebut, sudah berkali-kali kami pertanyakan namun kepala desa dan bendahara desa diam saja tidak memberikan penjelasan apapun,” tutupnya.
Wartawan Zonapos yang mencoba mendatangi kantor kepala desa pada hari Senin (26/08/2024) pukul 10:15 WIB juga menemukan kekosongan. Kepala desa tidak ada di tempat dan ruangannya terkunci.
Upaya untuk menghubungi Jaka Maulana melalui telepon dan pesan WhatsApp juga tidak membuahkan hasil. Belum ada tanggapan atau klarifikasi dari pihak kepala desa terkait dugaan penyelewengan ini.
Pewarta: Sofiandi





























