SURABAYA, Zonapos.co.id – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Kerja (Raker) dan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Kampi Surabaya pada Kamis (19/09/2024).
Acara yang didukung oleh Bank Jatim ini dihadiri oleh seluruh anggota JMSI dari berbagai kabupaten dan kota se-Jatim, dengan tema: “Peran Media Siber Dalam Memperkuat Literasi Digital untuk Membangun Demokrasi Digital yang Sehat”.
Dalam acara ini, sejumlah narasumber memaparkan pandangan terkait peran media siber dalam membangun literasi digital serta pentingnya profesionalisme di dunia jurnalisme siber. Dialog interaktif mengenai penguatan media siber dari sisi konten dan bisnis juga menjadi salah satu agenda utama.
Ketua JMSI Jatim, Syaiful Anam, menekankan pentingnya pertemuan ini sebagai ajang silaturrahmi dan diskusi strategis bagi penguatan media siber, baik dari sisi konten maupun bisnis. Menurutnya, dua faktor utama yang perlu diperhatikan adalah profesionalisme pemberitaan dan kemandirian perusahaan media.
“Kami ingin memperkuat media siber agar tetap relevan dengan pemberitaan yang sesuai kaidah jurnalistik, serta memastikan keberlangsungan perusahaan dengan model bisnis yang sehat,” ungkap Syaiful Anam.
Selain pembahasan tentang media siber, acara ini juga menghadirkan pemaparan dari Wadir Yanmed dan Keperawatan RSJ Menur Surabaya, dr. Rifatul Hasna, M.Kes, yang membawakan materi tentang “Mengelola Stres dan Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja.”
Ia menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan sosial serta menerapkan pola hidup sehat, termasuk olahraga teratur dan pola makan bergizi.
“Mengelola stres bisa dilakukan dengan berbicara pada orang yang dipercaya, melakukan aktivitas yang diminati, serta memperbanyak ibadah dan relaksasi untuk menenangkan pikiran,” ujar dr. Rifatul Hasna.
Sebagai bagian dari acara, JMSI Jatim bekerja sama dengan RSJ Menur Surabaya menggelar lomba karya tulis dengan total hadiah sebesar Rp 25 juta. Lomba ini diharapkan dapat memacu kreativitas jurnalis untuk menulis tentang isu-isu kesehatan mental di lingkungan kerja, dan teknis pelaksanaannya akan segera diumumkan.
Sekjen JMSI Jatim, Dr. Eko Pamuji, M.I.Kom, juga memberikan pandangannya terkait upaya JMSI dalam mengembangkan organisasi dan medianya.
“Kita terus berupaya menguatkan peran media siber sebagai pilar demokrasi digital dengan menjaga kualitas SDM dan literasi digital yang baik,” ujarnya.
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, melalui Eko Setiawan, S.I.Kom, M.Med.Kom, Ketua Tim Kerja Kemitraan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Jatim, menutup acara dengan pemaparan mengenai “Peran Media Siber Dalam Memperkuat Literasi Digital Untuk Membangun Demokrasi Digital yang Sehat”. Materi ini menyoroti bagaimana media siber berperan penting dalam mengedukasi publik dan memperkuat demokrasi di era digital.
Pewarta: Ali Wafi






























